Bernas.id – Kabar terjadinya bencana gempa masih amat hangat terdengar. Bahkan tepat hari ini terjadi kembali gempa mengguncang Lebak, Banten. Gempa yang berpusat di Lebak ini terasa hingga wilayah DKI Jakarta. Para pekerja kantor berlarian keluar gedung. Mendadak penghuni lantai tinggi menjadi panik. Berhamburan kesana kemari.
Sejak dahulu memang wilayah Indonesia terkenal rawan gempa. Ini disebabkan karena wilayah kita merupakan pusat tiga lempeng dunia yang senantiasa bergerak. Gempa berpotensi menimbulkan banyak kehilangan. Mulai dari kehilangan nyawa, keluarga hingga berbagai aset kepemilikan tak bergerak. Kita bisa mengurangi dampak buruk yang terjadi akibat gempa tersebut.
Langkah awal tetaplah tenang jika Anda merasakan gempa. Salah satu alternatif aman yang dapat diaplikasikan adalah tiga langkah kunci yang berasal dari Amerika Serikat, yakni taktik 'Drop, Cover and Hold On!'. Taktik ini sudah lebih dulu diterapkan di Amerika yang juga daerah rawan gempa. Bahkan beberapa daerah di sana melatih siswa sekolahnya untuk melakukan taktik ini saat menghadapi musibah gempa.
Drop
Segeralah berlutut mencari tempat perlindungan. Bersikaplah lebih cekatan mencari benda atau fasilitas apapun yang sekiranya dapat dijadikan sebagai posisi yang tepat untuk mengumpat. Lindungi kepala Anda dengan benda apapun yang terlihat. Jika terpaksa, Anda bisa gunakan tas sebagai pelindung kepala.
Cover
Selama getaran gempa terjadi Anda bisa bersembunyi di bawah kursi, meja atau benda lain yang sekiranya kuat dan kokoh.
Hold on
Walaupun kepala sudah terlindungi, kaki tetap harus bersiap pasang kuda-kuda jika situasi makin mengancam keselamatan. Berlindung di bawah meja dengan tetap memegang kaki meja. Ini adalah bentuk antisipasi jikalau meja tergeser karena guncangan gempa.
Ketiga langkah di atas cocok dilakukan bagi Anda yang bekerja pada gedung tinggi. Dibanding harus berebut turun tangga, ini dinilai lebih aman. Kepanikan seperti ini justru menimbulkan potensi masalah yang lain datang. Tangga mungkin aman dijadikan jalur penyelamatan kebakaran, tapi tidak untuk bencana gempa. Karena tangga adalah bagian gedung yang justru menjadi rapuh saat terjadi guncangan.
