Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    GCP Terdepan Terus Kawal Presiden Prabowo

    June 21, 2026

    Rumah Anak Pancasila Gelar Festival Anak Pancasila Tanamkan Jiwa Pancasilais

    June 21, 2026

    Sekda Tolitoli Silaturahmi ke Kepala Imigrasi Palu, Bahas Pembangunan Kantor Imigrasi

    June 21, 2026

    Bluebird Setujui Dividen Rp166 per Saham, Catat Pendapatan Tertinggi Sejak IPO

    June 21, 2026

    Dinilai Wanprestasi, Operator Hotel Gugat Pemilik Hotel

    June 21, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Bluebird Setujui Dividen Rp166 per Saham, Catat Pendapatan Tertinggi Sejak IPO

      June 21, 2026

      Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan, Perumda Pasar Jaya Gelar Bazar UMKM dan Kuliner

      June 19, 2026

      Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

      June 15, 2026

      Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

      June 13, 2026

      Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

      June 8, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Lifestyle»Gempa: Ganguan Trauma Pasca Bencana dan Penanganannya
    Lifestyle

    Gempa: Ganguan Trauma Pasca Bencana dan Penanganannya

    Riska Ristina JatiBy Riska Ristina JatiJanuary 24, 2018Updated:September 26, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Bencana alam kembali melanda negeri akhir-akhir ini. Letak kepulauan Indonesia yang berada di perbatasan lempeng tektonik dan banyaknya gunung berapi aktif membuat negeri ini sering mengalami gempa bumi. Dalam lima belas tahun terakhir telah banyak sekali gempa yang terjadi di negara kita, mulai gempa dan tsunami di Aceh, gempa di Yogyakarta, gempa di Padang dan gempa di Mentawai. Akhir tahun lalu, gempa bumi juga terjadi di Tasikmalaya. Kemudian Lebak, Banten, dan Jakarta digoncang gempa beberapa hari berturutan.

    Rentetan bencana alam yang telah terjadi tentu berdampak pada kehidupan. Berkaca pada gempa yang pernah terjadi di Aceh dan Yogyakarta. Selain berdampak pada infrastruktur dan perekonomian, gempa juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik serta mental. Gangguan trauma pascabencana adalah sebuah kondisi gangguan kesehatan pada mental yang dipicu oleh sebuah kejadian mengerikan, seperti gempa bumi atau bencana lainnya.

    Kejadian trauma ini bisa muncul akbibat dari kejadian yang pernah dialami sendiri maupun kejadian yang disaksikan langsung oleh seseorang. Adapun gejala-gejala gangguan trauma pasca bencana yang timbul, di antaranya: Sering teringat atau terbayang kejadian yang memicu trauma. Pada penderita biasanya mengalami gangguan tidur dan sering memimpikan kejadian tersebut. Merasa cemas, kesulitan fokus dan mudah sekali marah. Gangguan trauma pascabencana merupakan salah satu gangguan psikologis yang paling sering terjadi pada anak, remaja, dewasa, bahkan pekerja medis yang terpapar pada bencana.

    Banyaknya korban, cedera fisik hingga meninggalnya sanak saudara saat bencana terjadi menjadi salah satu faktor penyebab gangguan trauma. Selain itu, kurangnya dukungan sosial dan tingkat pendidikan juga turut andil memberikan kontribusi dibalik gangguan trauma pascabencana.

    Sebuah penelitian di Cina menyatakan bahwa setelah gempa melanda salah satu daerah di Cina yang terjadi pada tahun 2008, dalam bulan pertama 62,8% penduduk mengalami gangguan trauma pasca bencana, dan setelah satu tahun, 26,3% penduduk masih mengalami trauma. Ketika dibandingkan dengan pria, ternyata wanita lebih rentan mengalami gangguan trauma pascabencana.

    Gangguan trauma pasca bencana memiliki tingkatan yang berbeda-beda, mulai dari gangguan ringan hingga berat. Perhatikan dan waspadai jika ada anggota keluarga, saudara, teman atau orang-orang terdekat Anda yang mengalami gejala seperti di atas. Bila ada orang terdekat Anda yang mengalami gejala tersebut, segeralah berkonsultasi dengan pihak pelayanan kesehatan setempat. Penanganan yang tepat untuk meringankan dan mengobati meliputi psikoterapi, terapi relaksasi, dan obat-obatan jika diperlukan. 

    Dukungan keluarga dan dukungan sosial sangat membantu untuk mencegah dan memperbaiki gejala yang dialami oleh orang-orang dengan gangguan trauma pascabencana. Maka, jika ada orang-orang terdekat kita yang mengalami gejala tersebut, berikan dukungan dan rasa aman kepada mereka agar mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah tersebut.

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Riska Ristina Jati

    Related Posts

    5 Masjid Ikonik di Malaysia dengan Arsitektur Menarik!

    June 15, 2026

    Perempuan Cerdas dan Berbakat Ramaikan Audisi Miss Indonesia 2026 di Yogyakarta

    June 14, 2026

    Hadir di Jogja, Rey’s Mediterranean Kitchen Padukan Budaya Eropa dan Timur Tengah

    May 17, 2026

    Maknai Perjuangan Emansipasi, Desainer Migi Bersama Sosialita Wanita Hebat Rayakan Hari RA Kartini

    April 23, 2026

    Seru-seruan Fun Walk Sulteng, Anwar Hafid Ikut Gowes Bareng Warga

    April 19, 2026

    Latest Women’s Shoulder Bags – Reel in All the Style Trends

    April 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Profesor Mohamed Shamji Resmi Menjabat sebagai Presiden EAACI saat Kongres 2026 Ditutup di Istanbul

    June 20, 2026

    Profesor Mohamed Shamji Resmi Menjabat sebagai Presiden EAACI saat Kongres 2026 Ditutup di Istanbul

    June 20, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    Massa dari Berbagai Daerah Turun ke Jakarta, Dukung Kebijakan Kerakyatan Prabowo

    June 19, 2026

    Putri Alya Sidik, Penulis Cilik di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi Masyarakat

    June 10, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Sekda Tolitoli Silaturahmi ke Kepala Imigrasi Palu, Bahas Pembangunan Kantor Imigrasi

    June 21, 2026

    PDA Kota Yogyakarta Gelar Workshop Video Promosi untuk UMKM Perempuan

    June 20, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.