Bernas.id – 100 orang terkaya di dunia, 53 orang diantaranya ternyata berangkat dari awal yang sama yaitu bekerja dengan orang. Dan kebanyakan memulainya sebagai sales. Ironisnya profesi sales di Indonesia masih dipandang sebelah mata.
Lima profesi dengan penghasilan tertinggi di Indonesia ternyata juga sales. Sebut saja distributor MLM, agen asuransi, broker saham juga properti, mereka semua melakukan kegiatan penjualan.
Baik di Indonesia maupun di dunia, sales memegang peringkat tertinggi sebagai profesi dengan pendapatan tertinggi. Tapi kenapa masih dianggap profesi kacangan ya?
Baca juga: 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah
Setelah diteliti ternyata yang menyebabkan profesi sales masih dianggap rendah bukan karena pekerjaannya melainkan orang yang menjalankannya. Metode memaksa pembeli, mengedepankan faktor kasihan sehingga orang membeli dengan terpaksa, pelayanan yang kurang baik, masih sering dilakukan oleh banyak sales.
Hal di atas terjadi karena motivasi dari para sales yang salah. Segala sesuatu selalu diawali dengan niat. Hasil baik terjadi jika niatnya baik, begitu pula sebaliknya. Dalam menjual pun harus dilandasi dengan niat yang baik. Apa saja niat yang baik itu?
1. Ibadah
Jika niat dalam menjual adalah ibadah karena Allah maka hasilnya tidak hanya duniawi tapi juga akhiratnya dapat.
2. Membantu
Kalau niatnya membantu maka kita akan memberikan solusi yang baik untuk permasalahan para calon pembeli. Jadi yang dijual bukan semata mata produk tapi solusi sehingga pembeli merasa terbantu dan senang. Hasilnya adalah referensi sehingga kita dapat menjual dengan mudah ke orang berikutnya.
Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol
3. Melayani
Melayani di sini tidak hanya sampai produk kita terjual tapi setelah penjualan iti terjadi tetap memberikan pelayanan yang baik. Apalagi jika produk yang dijual memerlukan pemeliharaan atau kelanjutan.
Baca juga: Inilah Jam Buka Bursa Saham di Indonesia
4. Keluarga
Ini merupakan sebuah motivasi yang besar yaitu keinginan untuk membahagiakan keluarga, baik itu orang tua, pasangan ataupun anak. Tentunya kita akan melakukan yang terbaik agar mendapatkan hasil yang maksimal. Karena hasil yang dibawa adalah untuk keluarga, tentunya harus halal sehingga kita akan menghindari hal-hal yang akan merusak kehalalan hasil yang kita bawa.
Dengan niat yang baik seperti di atas maka tidak akan ada lagi melakukan penjualan secara memaksa atau faktor kasihan. Pembeli pun pasti senang dan hubungan akan berlanjut tidak hanya sampai pada transaksi jual beli saja.
Baca juga: Mengenal Trading Saham dan Cara Jitu Jadi Trader Handal
