Bernas.id ? ?Time is money? sebagain orang mengatakan demikian. Tapi sebagian lain mengatakan bahwa waktu adalah pedang. Begitu berharganya waktu. Karena waktu itu tidak diputar kembali. Jika dia sudah berlalau maka tidak akan kembali kepada kita. Mungkin jamnya sama, namun kualitas dari waktu yang telah hilang itu tidak sama dengan waktu yang sedang atau akan datang.
Tepat sekali jika waktu adalah pedang karena siapapun yang tidak pandai memanfaatkan waktu, maka dengan otomatis dia akan tergilas oleh waktu, bahkan mungkin akan dilupakan orang. Agar kita tidak tergolong orang yang merugi, maka ada beberapa hal yang penting kita perhatikan yaitu:
1. Menggunakan waktu untuk mencari ilmu agama
Dalam kitab taklim muta?alim dinyatakan bahwa ilmu itu ada yang wajib, sunah dan mubah untuk dituntut. Ilmu yang wajib dituntut adalah ilmu agama. Siapapun dia, dari golongan apa, maupun sebagai apa. Karena semua orang tidak akan dipisahkan dari agama dalam menjalani kehidupannya.
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah yang dapat menyebabkan tahu akan aib dirinya. Sebagai contoh ketika kita malas untuk wirid atau membaca Alquran, sesungguhnya kita termasuk kena tipu daya setan, yakni karena cinta dunia dan harta sehingga melupakan akhirat. Naudzubillahi min dzalik.
2. Tekun berzikir
Jika belum mampu untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, sebaiknya lebih tekun untuk berzikir, bertasbih dan membiasakan diri membaca Alquran, agar selamat dunia dan akhirat. Dapat juga dengan mengajarkan Alquran bagi temannya yang belum bisa membaca Alquran. Karena sebaik baik manusia adalah yang belajar Alquran dan yang mengajarkannya.
3. Manusia yang paling baik adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia yang lainnya
Yakni dengan cara melakukan kebaikan bagi kaum muslimin, menyenangkan hati orang-orang yang beriman atau melakukan hal-hal yang berguna bagi orang-orang saleh. Jadi pastikan dalam hidup ini kita harus senantiasa memberikan kebermanfaatan kepada sesama terutama dengan akhlak atau perilaku yang baik. Termasuk di antara sesama teman adalah saling mengingatkan ketika ada sebagian dari mereka melakukan perbuatan yang tidak baik.
Memberikan kebermanfaatan itu bisa juga dengan peduli terhadap orang miskin dengan memberikan sebagian harta kita untuk sekadar membantu kebutuhannya agar sedikit meringankan beban yang ditanggungnya.
4. Mencari nafkah yang halal
Jika tidak dapat melakukan semua hal di atas maka alangkah baiknya kita disibukkan dengan mencari nafkah yang halal. Maka dengan kesibukan diri itu, akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Setidaknya lingkungan atau orang lain akan terhindar dari kejahatan tanganmu dan agamamu terselamatkan.
Semoga kita dapat mengambil hikah dan pelajaran dari hal tersebut sehingga menjadi manusia yang lebih baik. Aamiin.
.jpg)