JAKARTA, Bernas.id – Untuk menekan harga beras medium yang masih mengalami kenaikan, pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan terus memantau dan mengawasi pelaksanaan pasar.
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita menyebut, langkah ini dilakukan dengan mewajibkan Bulog menyuplai beras serta perluasan titik pasar distribusi.
“Semua ini dalam pengawalan dari Satgas dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Kami terus koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pada titik-titik yang menjadi prioritas,” ujar Enggartiasto Lukita di Jakarta.
Enggar mengaku, untuk menjaga konsistensi harga pasar, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Mabes Polri di bidang perdagangan, salah satunya untuk operasi pasar agar tidak mengalami penolakan oleh distributor maupun pedagang. Kemendag menyatakan bakal menindak pelaku pasar yang mencoba menolak dalam distribusi beras medium.
Bulog telah melakukan operasi pasar dengan jumlah 13.000 ton per hari, dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp9.300 per kg.
“Pemerintah akan turun betul dan memantau langsung operasi pasar ini. Saya juga berada di pasar sejak libur kemarin dan seluruh eselon 1 bertugas sebagai koordinator wilayah di masing-masing daerah,” tambah Enggartiasto Lukita .
