Bernas.id – Tahun 2018 adalah saat dimana kita sebagai warga negara Indonesia menggunakan hak suara kita untuk memilih seorang pemimpin. Beberapa partai politik telah mengumumkan jagoannya masing-masing. Apakah kalian sudah menargetkan salah satu calon?
Kita sebagai warga negara tentunya harus cermat dan cerdas dalam memilih pemimpin. Mengapa? Karena ini sangat berpengaruh bagi kesejahteraan bangsa. “Ah, nggak mau milih! Nggak ada yang bagus.” Eits, jangan berpikir seperti itu ya..
Indonesia adalah negara demokrasi. Kalau sudah diberi hak pilih kenapa tidak digunakan? Lalu bagaimana sih cara memilih pemimpin yang baik? Berikut adalah caranya:
1. Kenali Latar Belakang dan Kepribadiannya
Penting bagi warga untuk mengenali latar belakang pemimpinnya. Bagaimana pendidikan, pengalaman, prestasi dan apakah si calon 'bersih'? Orangnya seperti apa sih? Nah, kalian juga harus tahu. Kepribadian seseorang bisa dilihat dari cara dia berinteraksi. Manfaatkanlah waktu ini untuk berkenalan dan berinteraksi dengan calon pemimpin kalian ya. Ayo, silahkan diamati gerak geriknya..
2. Visi dan Misi Realistis
Pilihlah pemimpin yang memiliki visi dan misi yang realistis. Bukan hanya janji biasa. Kalian berhak menanyakan tujuan dari program yang dimiliki tiap calon pemimpin. Program tidak cukup bagus saja, akan tetapi seorang pemimpin harus tahu bagaimana cara meraih tujuan tersebut.
3. Bertanggung Jawab
Perlu diingat bahwa tidak semua pemimpin dapat bertanggung jawab dengan sebagaimana mestinya.Jika menemukan kesalahan atau kendala maka pemimpin pasti akan langsung bertanggung jawab. Seperti memberikan kompensasi sesuai aturan yang berlaku atau lainnya.
4. Adil
Pemimpin yang adil akan menempatkan segala sesuatu dengan porsi yang tepat. Seorang pemimpin harus memiliki komitmen tinggi terhadap keadilan. Jika pemimpin menemukan kecurangan maka dia harus bertindak tegas dan adil. Ketidakadilan hanya akan mengakibatkan terjadinya kerusakan, dimana orang yang salah diberi amanah, sedangkan orang yang benar dituduh sebagai pembuat masalah.
5. Amanah
Tentu saja! Seorang pemimpin harus memiliki jiwa yang amanah. Bebas dan melawan korupsi. Pemimpin memang telah mendapatkan amanah untuk mengatur segala urusan masyarakat atau rakyat yang dipimpinnya. Maka dari itu, harus menepati janji dan konsisten dengan tujuannya.
Itulah kelima cara memilih pemimpin yang cerdas. Kita sebagai warga Indonesia harus mengawasi kinerja para pemimpin dan ikut serta dalam pembangunan program visi misi dari pemimpin kita. Gunakanlah hak pilih dengan bijak. Jangan sampai salah pilih ya!
