Bernas.id ? Resolusi bagi sebagian orang sering diikrarkan pada awal tahun dan seringkali direncanakan untuk satu tahun ke depan yang akan dijalani. Banyak resolusi yang diharapkan oleh seseorang pada satu tahun ke depan perihal pekerjaan, jodoh bagi yang sudah siap menikah, prestasi, rohani/religi, kesehatan bahkan kesejahteraan hidup ke depannya.
Secara umum resolusi seringkali diucapkan begitu saja, namun tidak banyak orang yang hanya memiliki resolusi di angan-angan saja. Tapi alangkah baiknya jika resolusi itu dituliskan secara detail dan terperinci.
Lantas bagi Anda yang berprofesi sebagai guru pentingkah mengajak siswa Anda untuk menciptakan resolusinya pada satu tahun ke depan? Inilah beberapa poin penting menciptakan resolusi pada siswa sekolah.
Perencanaan Target
Meskipun masih duduk di bangku sekolah biasakan siswa untuk memiliki target. Paling tidak target itu berupa hal sederhana seperti peningkatan nilai mata pelajaran atau bahkan tingkat yang lebih bergengsi lagi seperti prestasi di tingkat sekolah maupun nasional seperti OSN atau bidang olahraga. Ketika siswa dibiasakan untuk memiliki target sejak masih duduk di bangku sekolah maka akan tumbuh kebiasaan baik pada masa depannya.
Meningkatkan Kualitas Diri
Selain sebagai perencanaan target, resolusi juga dapat berperan untuk meningkatkan kualitas diri. Ketika perencanaan sudah disusun secara rapi pencapaian target itu berkaitan dengan peningkatan kualitas diri. Siswa akan mampu mengukur perkembangan yang ada dalam dirinya melalui resolusi yang dibuatnya. Apakah resolusi dalam satu tahun dapat tercapai semua atau sebagian saja. Melalui tercapai dan tidaknya resolusi itulah kualitas diri dapat terukur, adanya peningkatan atau justru penurunan kualitas diri.
Mengukur Kemampuan
Kemampuan siswa juga dapat terukur melalui resolusi yang mereka ciptakan sendiri. Terkadang ada beberapa siswa yang masih belum tahu kemampuan yang dimilikinya. Melalui resolusi ini siswa akan mampu mengetahui kemampuannya dalam bidang apa saja. Ketika membuat resolusi untuk dirinya sendiri kemudian ditulis pada buku atau selembar kertas dan ditempel pada kamar. Maka, siswa akan selalu teringat apa saja yang harus dicapainya. Setelah mengeluarkan usaha untuk mencapai resolusinya kemudian ada beberapa resolusi yang tidak dapat tercapai, maka siswa akan berpikir untuk mencari faktor apa saja penyebab gagalnya resolusi yang sudah direncanakannya. Melalui tryal and error itulah siswa mampu mengukur kemampuan bahkan passion-nya.
Bagaimana sudah siapkah Anda untuk mengajak siswa menciptakan resolusinya di hari pertama masuk sekolah awal tahun 2018?
