Sigi, Bernas.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Musliman, menilai Program Berani Lancar yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.
Hal itu disampaikan Musliman usai menghadiri kegiatan groundbreaking Program Berani Lancar di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berfungsi menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga membuka akses ekonomi bagi masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana transportasi.
“Justru kita membuka akses ini dalam rangka membuka ekonomi kerakyatan. Dengan jalannya ekonomi kerakyatan itu memperkuat jalur ekonomi nasional,” kata Musliman.
Ia mengatakan konektivitas yang semakin baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perdagangan, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Dampaknya, biaya logistik dapat ditekan dan daya saing produk lokal meningkat.
Musliman menilai pembangunan jalan merupakan investasi jangka panjang yang akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan.
Menurut dia, pengalaman saat terjadi perlambatan ekonomi menunjukkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat.
“Dulu kita pernah mengalami resesi. Tetapi masyarakat tidak ikut terpuruk karena kita kuat di UKM dan ekonomi kerakyatan. Makanya akses jalan ini harus diperkuat,” ujarnya.
Musliman menegaskan Program Berani Lancar menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kemampuan daerah dalam menggerakkan perekonomian secara mandiri. Dengan akses jalan yang memadai, masyarakat dapat lebih mudah menjangkau pasar, memperluas usaha, dan meningkatkan pendapatan.
“Kita ingin masyarakat bisa menjalankan roda ekonomi di daerahnya masing-masing. Karena itu akses jalan harus diperkuat,” katanya.
Selain menyoroti manfaat ekonomi, Musliman menilai kegiatan groundbreaking juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk menyampaikan perkembangan program pembangunan kepada masyarakat secara terbuka.
Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat memahami arah pembangunan yang sedang dijalankan sekaligus mencegah munculnya informasi yang tidak utuh.
Ia menambahkan DPRD Sulawesi Tengah akan terus mengawal pelaksanaan Program Berani Lancar agar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Program Berani Lancar merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang difokuskan pada pembangunan dan rekonstruksi jalan serta jembatan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Sulawesi Tengah.
