Bernas.id – Sudah menjadi hal lumrah manusia tidak pernah puas dengan apa yang ada dalam hidupnya. Manusia akan selalu berusaha melakukan berbagai cara untuk memenuhi keinginannya meski kepuasaan tak pernah bisa dihindarkan. Apalagi jika sudah menyangkut mengenai harta dan jabatan. Terkadang manusia lupa bahwa apa yang didapatkannya adalah amanah dari Tuhan yang harus digunakan sebaik mungkin. Tapi dengan harta dan jabatan, mata tertutup untuk melihat kenyataan yang sebenarnya. Padahal jika dipikir, suatu hal yang dilakukan untuk memenuhi keinginan pribadi tanpa sadar telah merampas kesejahteraan orang lain.
Korupsi adalah salah satu tindak kriminal yang merugikan bangsa dan negara. Demi kehidupan yang layak untuk satu pihak, rela mengorbankan kesejahteraan masyarakat. Kasusnya pun selalu menjadi topik perbincangan yang tidak ada habisnya. Korupsi pun biasanya dilakukan oleh pihak yang telah mendapatkan posisi atau jabatan yang lumayan enak. Namun kembali lagi karena manusia tak pernah merasa puas dengan apa yang dimiliki sehingga korupsi pun sering kali terjadi tanpa disadari.
Salah satu contoh korupsi yang sering terjadi adalah kasus suap-menyuap. Suap merupakan induk tindak pidana korupsi yang sudah tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Secara umum pengertian menerima suap dalam undang-undang tersebut adalah menerima hadiah atau janji yang berhubungan dengan kewenangannya. Praktik suap terjadi karena ada keadaan yang ditransaksikan, dimana satu pihak memiliki kewenangan atau pengaruh dan di pihak lain memerlukan perlakuan khusus dengan menggunakan kewenangan atau pengaruh tersebut, sehingga ditransaksikan dengan cara memberikan sesuatu.
Suap terjadi karena beberapa alasan diantaranya adanya penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan serta karena tekanan ekonomi yang tak dapat menanggung kehidupannya. Hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran individu terhadap kehidupan orang lain. Orang lebih senang dan asyik untuk membuat kehidupannya sejahtera sedangkan ia lupa bahwa ia telah membuat orang lain menderita.
