Bernas id – Matematika adalah salah satu mata pelajaran wajib. Dari SD hingga perguruan tinggi akan mendapatkan pelajaran tersebut. Tapi kenapa matematika ditakuti? Banyak pula yang membencinya. Tidak sedikit yang mendapat nilai merah.
Perlu diketahui, pembelajaran matematika merupakan pengembangan pikiran yang rasional bagaimana kita dapat merefleksikan dalam kehidupan sehari-hari. Bersusah payah belajar matematika tidak merugikan diri sendiri. Juga tidak akan sia-sia. Karena matematika induk dari seluruh bidang ilmu.
Matematika tidak perlu ditakuti, dibenci atau bahkan alergi. Semua kesulitan bisa diatasi. Tumbuhkan kecintaanmu pada matematika. Simak uraian berikut!
Kenali
Ada pepatah mengatakan, ?Tak kenal maka tak sayang.? Maka untuk mencintai matematika harus mengenal apa itu matematika? Kenapa harus matematika? Ada apa di balik matematika? Kalian harus mengenal secara detail dan dekat. Jika menutup diri dari matematika juga tidak akan ada progres. Sama halnya kalian menilai seseorang yang tidak dikenal, apa bisa memberikan penilaian yang objektif? Pengamatan oleh indera bisa salah jika tidak didasari data maupun fakta.
Pahami
Matematika bukan sekedar angka, simbol dan rumus. Mereka hanya perantara dari matematika yang sesungguhnya. Karena matematika tidak bisa dihafal. Orang yang hafal rumus matematika belum tentu bisa mengerjakannya. Belum tentu bisa memecahkan masalah yang ada. Untuk itu ubahlah dari yang semula menghafal ke memahami matematika. Pahami asal muasal rumus tercipta. Karena semua dalam matematika bisa dibuktikan.
Banyak Latihan
Matematika butuh untuk dipahami. Oleh karena itu, perlu adanya interaksi langsung. Bagaimana caranya? Ya banyak latihan soal! Semakin banyak latihan, semakin banyak jawaban benar pasti membuat senang. Memecahkan soal matematika seperti memecahkan masalah kehidupan. Jika jawaban benar itu artinya berhasil.
Motivasi
Motivasi akan menumbuhkan cinta matematika. Bisa datang dari mana saja. Melalui siapa saja. Misal, nonton film tokoh matematika atau baca biografinya. Kalian akan tahu dahsyatnya tokoh-tokoh tersebut. Latar belakangnya pun berbeda-beda. Contohnya film John Nash yang berjudul ?A Beautiful Mind?. Dia mengidap penyakit skizofrenia, yaitu tidak bisa membedakan mana yang nyata dan maya. Dia menghabiskan waktu di perpustakaan. Bahkan teori Nash memengaruhi negosiasi perdagangan global, hubungan nasional tenaga kerja dan bahkan menerobos evolusi biologi.
Manfaat
Sesungguhnya matematika dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan mungkin sudah melekat dan mendarah daging. Terkadang tidak menyadari saja. Lalu, apa manfaat belajar matematika? Belajar matematika sama halnya belajar logika. Mathematic is logic. Selain berpikir logis matematika mengajarkan tentang sabar, teliti, sistematis dan matematika ada di segala bidang ilmu.
So, masih takut dengan matematika? Selamat mencoba!
