Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Hari Lahir Pancasila, Atlet Indonesia Harumkan Bangsa di Ajang Internasional Thai Martial Art Asian Games 2026

    June 1, 2026

    Pancasila Cahaya Peradaban

    June 1, 2026

    Imigrasi Palu Teguhkan Persatuan Lewat Semangat Pancasila

    June 1, 2026

    Pancasila Tetap Relevan Hadapi Tantangan Generasi Muda

    June 1, 2026

    Polda Sulteng Teguhkan Persatuan Lewat Upacara Pancasila

    June 1, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Pendidikan»Mau Nyantri? Inilah Referensi 4 Pondok Pesantren yang Ada di Jombang. Yuk, Simak!
    Pendidikan

    Mau Nyantri? Inilah Referensi 4 Pondok Pesantren yang Ada di Jombang. Yuk, Simak!

    Nazila maidaturrohmahBy Nazila maidaturrohmahFebruary 11, 2018No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Kota Jombang merupakan kota yang sangat bersih, indah dan nyaman. Asal usul kata Jombang ini merupakan akronim dari Bahasa Jawa. Jombang diambil dari kata ?ijo? (hijau) yang mewakili para santri (agamis) dan ?abang? (merah) mewakili kaum nasionalis atau kejawen. Kedua kelompok tersebut hidup harmonis dan selalu berdampingan.

    Dengan slogan ?Jombang Beriman?. Mungkin banyak sekali yang belum mengetahui kenapa diberikan slogan ?Jombang Beriman?. Karena banyaknya pondok pesantren yang berdiri di kota tersebut. Namun, karena kearifan Kota Jombang dengan pendidikan keislamannya yang masih kental dengan basic ?Nahdatul Ulama (NU)? sehingga  diberi  julukan  sebagai ?Kota Santri?. Dari ujung utara, barat, selatan, timur hingga pusat Kota Jombang terdapat sejumlah pesantren yang berdiri kokoh dengan jumlah santri yang pesat pula. Di antara pondok pesantren yang terkenal di Kota Jombang, di antaranya:

    Pondok Pesantren Darul Ulum (Rejoso)

    Pada tahun 1885 Pondok Pesantren ini dirintis oleh K.H. Cholil Al-Djuraemi dan K.H. Thamim Romly. Diberikannya nama Darul Ulum sendiri juga memiliki arti yang berarti darul adalah gudang dan ulum adalah ilmu-ilmu (secara jamak). Jadi, menurut filosifinya Darul Ulum adalah ?Gudangnya Ilmu-ilmu?. Pondok Pesantren yang dipercayai untuk mengayomi para santi dari seluruh penjuru nusantara tampak jelas, filosofi Darul Ulum sampai detik ini, masih memiliki jumlah santri yang setiap tahunnya meningkat.

    Pesantren yang sampai saat ini bertumbuh dan berkembang secara modern ini, mencetak kader-kader muslim, sehingga mampu menjalankan agama Islam sesuai dengan ajaran Islam. Di pondok ini, menganut ajaran Ahlus sunnah wal jamaah dengan petunjuk konstruktif empat madzhab, yaitu Madzhab Maliki, Syafi?i, Hambali dan Hanafi. Pesantren ini, memiliki banyak keistimewaan dari asrama hingga sekolah umumnya. Sesuai dengan fasilitas dan keinginan para santri, maka santri dapat memilih ingin tempat yang bagaimana.

    Tebuireng

    Pada tahun 1899 Pesantren ini didirikan oleh K.H. Hasyim Asy?ari. Pondok Pesantren ini mengajarkan ilmu-ilmu keagamaan dengan disumbang oleh masyarakat sekelilingnya untuk mengabdikan keilmuannya di dalam Pesantren tersebut. Selain itu, Nama Tebuireng sendiri diambil dari kata dalam Bahasa Jawa ?kebo ireng? (kerbau hitam). Namun, ada juga yang beranggapan nama Tebuireng diambil dari nama Punggawa Kerajaan Majapahit yang masuk Islam, kemudian ditinggalkan di sekitar Pondok tersebut.

    Tujuan dari Pondok tersebut, untuk mencetak para santi atau santriwati yang aktif dalam hal keagamaannya. Di pondok ini, menganut ajaran Ahlus sunnah wal jamaah dengan petunjuk konstruktif empat mazdhab, yaitu Madzhab Maliki, Syafi?i, Hambali dan Hanafi. Sistem Pendidikan di Pesantren ini pula juga sangat berkembang. Para santri di ajarkan untuk disiplin dan tepat waktu dengan aturan yang berlaku.

    Pondok Pesantren Mambaul Ma?arif  Denanyar

    Pondok Pesantren Mambaul Ma?arif Denanyar didirikan K.H. Bisri Syansuri (Mbah Bisri) salah satu Tokoh pendiri Nahdatul Ulama (NU). Berdirinya Pondok Pesantren ini sekitar tahun 1917. Dibandingkan dari ketiga Pesantren di atas, Pondok Mambaul Ma?arif Denanyar masih sangat muda. Pesantren ini adalah tanah kelahiran K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Presiden Republik ke-4). Jadi, Gus dur adalah cucu dari Mbah Bisri.

    Dengan budaya yang masih kental, pondok ini juga sangat banyak para santri dari berbagai daerah. Di pondok ini, menganut ajaran Ahlus sunnah wal jamaah dengan petunjuk konstruktif empat Mazdhab yaitu Madzhab Maliki, Syafi?i, Hambali dan Hanafi. Dengan sistem Pendidikan yang masih kental pula tidak menjadikan pondok ini terbelakang dari pesantren lainnya. Pondok ini pun juga tidak hanya belajar tentang keislaman saja, akan tetapi, tetap adanya sekolah formal untuk para santri.

    Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras

    Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras didirikan oleh KH Abdus Salam pada tahun 1825. K.H. Abdus Salam merupakan keturunan dari Kerajaan Majapahit, beliau menikahi seorang putri dari Demak dan memilik empat anak. Salah satu anaknya menikah dengan K.H. Hasyim Asy?ari cikal bakal Pondok Pesantren Tebiureng. Pondok ini hampir setara dengan Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso. Hanya saja, kekentalan di pondok itu masih sangat melekat. Secara bertahap Pondok Pesantren semakin berkembang dengan pendidikan keislamannya yang kental, sehingga dapat mencetak khalifah-khalifah muslim yang aktif dan tetap patuh terhadap ajaran-Nya.

     

    Nah, itulah pemaparan tentang Kota Jombang Beriman dengan berbagai macam pondok pesantren yang saat ini masih berdiri kokoh dengan jumlah santri yang membludak setiap tahunnya. Dari pesantren di atas, berdiri dengan pendidikan formal juga. Jadi, kalau ingin mondok di Kota Jombang dianjurkan untuk melihat secara detail melihat pesantren seperti apa yang diinginkan. Karena, tidak semua pesantren di Kota Jombang memiliki kurikulum yang sama. Ada pula yang masih kental dengan kebudayaan kejawen atau budaya modern. Bagi siapapun, mondok itu asyik. Yuk, mondok!

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Nazila maidaturrohmah

    Related Posts

    Prof Dr Stevanus Adrianto Passat Terpilih Sebagai Ketua Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur

    May 23, 2026

    20 Mahasiswa Raih Predikat Berprestasi di Wisuda ke-48 ITPLN

    May 22, 2026

    UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Mewisuda 590 Mahasiswa

    May 20, 2026

    Prof Laksanto Ungkap Konsep ODR Penyelesaian Sengketa dalam PKPA KAI-Unbor

    May 20, 2026

    UMY Hadirkan E-Learning Berbasis AI, Bekali PKBM Wijaya Kusuma Persiapkan Siswa Hadapi Ujian Nasional

    May 19, 2026

    Asosiasi Dosen Indonesia Komitmen Memperjuangkan Gaji Dosen Minimal 2 Kali UMP

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Imigrasi Palu Teguhkan Persatuan Lewat Semangat Pancasila

    June 1, 2026

    Pancasila Tetap Relevan Hadapi Tantangan Generasi Muda

    June 1, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.