Bernas.id – Guru merupakan pekerjaan yang mulia. Apa jadinya bangsa ini tanpa teladan, tanpa panutan, tanpa hadirnya seorang guru. Pada hakekatnya manusia lahir di dunia ini tanpa mengetahui apapun. Seiring dengan berjalannya waktu, banyak hal yang yang didapat melalui orang-orang di sekitarnya.
Beberapa waktu lalu, beredar berita tentang tragedi yang terjadi antara guru dan murid. Seperti halnya terjadi sebuah kekerasan. Bila ditinjau dari berbagai penyebab yang memicu terjadinya tragedi tersebut, berawal dari komunikasi yang kurang baik antara kedua belah pihak sehingga menimbulkan perkara yang lebih besar.
Untuk itu, kita berupaya memperbaiki kualitas pembelajaran di tanah air kita tercinta ini. Sebagaimana yang diuraikan berikut ini adalah upaya yang patut dilestarikan:
Menanamkan etika yang baik sebelum mengambil ilmu lebih banyak
Sebagai makhluk sosial, seseorang pasti tak bisa lepas dari kegiatan bersosialisasi terhadap sesamanya. Untuk itu, hal terpenting sebelum seseorang menimba ilmu dari gurunya adalah mempelajari etika dalam belajar, baik menghormati guru ataupun menghormati ilmu yang akan menjaga dirinya dari hal nista. Sebagaimana kebiasaan para sahabat Nabi Muhammad yang mempelajari etika sebelum mempelajari ilmu dari beliau, Nabi Muhammad.
Membangun komunikasi yang baik
Banyak orang yang kurang memperhatikan pentingnya hal ini, baik membangun komunikasi antara guru dan murid ataupun antara pihak sekolah dan wali murid. Untuk menghindari kesalahpahaman dan hal-hal yang tidak diinginkan, komunikasi yang baik sangat diperlukan. Baik dengan menyampaikan kritik dan saran terhadap kedua belah pihak dengan tetap memperhatikan etika yang baik ataupun menyusulkan hal baru untuk kebaikan bersama. Sehingga permasalahan mampu diselesaikan secara kekeluargaan.
Tidak hanya terpaku pada satu mode pengajaran
Dalam proses belajar mengajar yang berlangsung dalam kurun waktu lama diperlukan variasi yang beragam agar kegiatan tersebut tetap efektif. Seperti menjawab kuis dan berdiskusi. Selain memberi wacana kepada murid, guru juga mampu mengetahui seberapa besar potensi murid pada sudut pandang yang lain.
