Bernas.id – Persiapan pesawat raksasa berkabin ganda Stratolaunch telah mencapai tahap akhir. Hal itu yang membuat pesawat dengan rentang sayap terpanjang di dunia, yaitu 117 meter itu, semakin dekat dengan pelucuran perdananya.
Pada uji coba landas pacu yang dilaksanakan di Mojave, California, akhir bulan lalu, Stratolaunch mampu melaju dengan kecepatan 74 kilometer per jam. Hal itu terungkap dari cuitan pendiri Stratolaunch System Corp yang juga wakil pendiri Microsoft, Paul Allen, setelah uji coba.
Strtatolaunch yang memiliki berat sekitar 227 ton dirancang mampu membawa muatan hingga 250 ton. Sebagaimana dijelaskan di laman resmi perusahaan pembuat Strtatolaunch, pesawat itu nantinya akan digunakan untuk membawa peluncur roket dan satelit ke orbit rendah bumi.
Penggunaan Stratolaunch di masa mendatang diharapkan dapat mecegah penundaan peluncuran roket akibat faktor cuaca. Peluncuran roket dan satelit dari orbit rendah bumi pada ketinggian 11 kilometer dinilai lebih praktis. “Ini memungkinkan peluncuran roket menjadi lebih mudah, praktis, dan rutin,” kata perwakilan Stratolaunch di laman resminya.
Adapun bentuk Stratolaunch menyerupai dua pesawat yang dihubungkan dengan sayap. Pesawat ini dilengkapi dengan mesin Boeing 747 dan memiliki dua ruang kabin besar. Kabin sebelah kanan digunakan oleh para kru penerbangan, sedangkan kabin sebelah kiri digunakan untuk menampung sistem data. Bagian tengah sayap yang menghubungkan dua kabin tersebut berfungsi sebagai penyeimbang pesawat dan disediakan pula sebagai tempat roket.
Dalam cuitannya, Allen juga membagikan video Stratolaunch saat sedang melaju di landas pacu. “Dengan semua perangkat penerbangan pada tempatnya,” tulisnya di akun Twitter.
Stratolaunch pertama kali meninggalkan hanggar untuk diuji coba pada bulan Mei 2017. Mesin pesawat diuji untuk pertama kalinya. Pesawat tersebut pertama kali melaju di landas pacu pada bulan Desember tahun yang sama dengan kecepatan 64 kilometer per jam. Uji coba terbaru juga dilakukan di landas pacu yang sama. Stratolaunch ditarget mengudapa pada akhir akhir 2020.
