Bernas.id ? Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) dan wakilnya akan dilakukan serentak tahun 2018 ini. Pilkada serentak tahun 2018 ini akan dihelat serentak di 171 daerah di Indonesia. Rinciannya, 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota.
Peraturan tahap-tahap pilkada diatur dalam Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada tahun 2018. Pemungutan suara serentak akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 nanti.
Berikut ini, calon kepala daerah terkuat yang akan memenangkan kontestasi di Pilkada 2018.
Jawa Barat
Kedua sosok 2D (Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi) banyak dianggap publik memiliki kapasitas yang ideal sebagai bakal calon pemimpin Jawa Barat nanti. Menurut Dede Yusuf, pasangan 2D sudah klop. Deddy Mizwar terbiasa koordinasi dan fungsi bantuan. Sedangkan, Dedi Mulyadi bisa eksekusi daerah. Pengalaman dua orang ini pas. Untuk itu, Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi yang didukung partai Golkar dan Demokrat akan menang di Pilkada 2018.
Jawa Tengah
Jawa Tengah terkenal dengan kandang banteng. Selama 15 tahun Jawa Tengah dikuasai oleh PDIP. Apalagi wakilnya Taj Yasin, putra dari ulama sepuh Mbah Maimoen yang sangat dihormati di Jawa Tengah. Untuk itu, pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maimoen Zubair yang didukung PDI-P, Nasdem, PPP, Demokrat, Golkar diprediksi akan menang di Pilkada 2018.
Jawa Timur
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyatakan pengusungan Puti berdasarkan masukan dari Gus Ipul dan para kiai sepuh Jawa Timur. Perpaduan antara keluarga ulama dari Gus Ipul (Jawa Timur, basis masyarakat NU yang masih kuat) dan keluarga nasionalis dari Puti (Jawa Timur kuat dengan para pendukung Proklamator Soekarno) semakin menguatkan keduanya untuk dipilih. Untuk itu, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Sukarno yang didukung PKB, PDI-P, PKS, Gerindra akan menang di Pilkada 2018.
