Bernas.id ? Fadli Zon diakui banyak publik sebagai sosok yang kontroversial. Wakil Ketua DPR RI ini terkenal dengan pernyataan-pernyataannya yang sering memancing polemik dan perdebatan. Celotehannya kerapkali viral di media sosial.
Kritikannya yang viral di media sosial, misalnya soal kebijakan Presiden Joko Widodo yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Celotehannya itu menuai hujatan di jagat maya, seperti di jejaring media sosial Facebook.
Unggahan status Fadli Zon ketika itu, yaitu: Lulusan SD Juga Bisa Naikkan Harga BBM. Sejak 29 November 2014, unggahan status itu dibanjiri komentar yang tak puas. Sampai tanggal 30 November 2014 ketika itu, sudah dikomentari 1.340 akun.
Diakui Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, menyebut demokrasi di Indonesia butuh sosok kontroversial seperti Fadli Zon.
“Demokrasi membutuhkan kontroversi, asal damai dan tentram,” ucap Prabowo saat berpidatonya di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, (10/2/2018).
Semakin menambah sisi kontroversialnya, Fadli Zon mengagendakan untuk melaporkan ke polisi pianis Ananda Sukarlan atas dugaan penyebaran hoaks.
Melalui akun Twitter pribadinya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini berkicau akan mempolisikan Ananda lantaran mengunggah foto yang dianggap hoaks. Di dalam foto yang diunggah di Twitter tersebut diduga Fadli dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sedang bersantap bersama penggawa Muslim Cyber Army (MCA).
Namun, Ananda itu ternyata hanya mengunggah ulang kicauan akun @stlaSoso1yang diduga menyebar foto hoaks Fadli dan Prabowo bersama admin MCA. Ananda juga mengajak warganet mengunggah ulang foto tersebut.
“Nah loh, ini kayaknya butuh diRT 58 x 100 kali deh. Biar 58% itu liat,” tweet dari Ananda melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (1/3/2018).
