SLEMAN, BERNAS.ID — Varian kuliner Jogja kini semaking beragam dan berkembang, dari satu jenis kuliner pun bisa berkembang menjadi aneka varian. Dan contohnya adalah gudeg, dari gudeg yang muncul pertama dari berbahan nangk muda (Jawa: gori), kemudian gudeg berbahan manggar atau bunga kelapa, dan terakhir muncul gudeg berbahan dari salak.
Begitu pula dengan kuliner yang bernama ayam geprek pun bermunculan aneka varian, terutama dari rasa sambal dan bumbunya. Kini hadir satu lagi tempat kuliner ayam geprek di Sleman, DIY, tepatnya di Mrican Baru, belakang Kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta, bernama Café Degan 19.
Selain menyajikan menu utama berupa ayam geprek spesial, Café Degan 19 yang buka masih relatif masih baru pada tanggal 3 Desember 2018 lalu. Juga menyajikan aneka minuman berbahan degan atau kelapa muda, baik disajikan dengan gelas maupun butiran degan utuh.
?Resep ayam geprek ini merupakan resep keluarga yang kami padukan dengan cita rasa kekinian, pengolahan dan cara masaknya pun berbeda dengan yang lain. Sedangkan untuk minuman khusus degan atau kelapa muda, kami sajikan dalam kemasan gelas dan degan utuh, dengan rasa andalan degan susu sirup. Juga kami sediakan dengan gula jawa, gula pasir, serta madu,? jelas pemilik Café Degan 19, Mumpuni Ratri, kepada bernas.id, Jumat (21/12/2018).
Sementara itu, Café Degan 19 yang bernuansa perumahan era tahun 1960an, buka dari Pukul 12:00 – 20:00 WIB, menyasar segmen mahasiswa dan kalangan anak muda. Soal rasa memiliki sensasi berbeda dengan ayam geprek lainnya dan soal harganya pun sesuai dengan kocek mahasiswa rata-rata pada umumnya. Tertarik untuk mencoba? (ted)
