YOGYAKARTA, BERNAS.ID ? Sebuah riset yang dirilis Fast Company menunjukkan bahwa generasi millenial lebih nyaman bekerja secara freelance daripada pegawai tetap sebuah perusahaan. Jumlah generasi millenial yang bekerja secara freelance di negara tersebut semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tren tersebut terutama dipengaruhi oleh banyaknya pilihan pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa harus berangkat ke kantor. Pekerjaan-pekerjaan tersebut, bisa diselesaikan di mana saja dengan bantuan sambungan internet.
Namun, banyak freelancer yang merasa tidak produktif karena gagal mengatur waktu dengan baik. Kalau Anda termasuk salah satunya, berikut adalah empat tips yang bisa Anda coba, sebagaimana dirangkum dari majalah bisnis Amerika Serikat, Forbes.
Istirahat
Sebagai freelancer, Anda bisa menentukan jam kerja Anda sendiri. Hal itu di satu sisi, bisa membuat Anda lebih santai, tetapi di sisi lain juga bisa membuat Anda lebih sibuk. Anda secara tidak sadar bisa ?tersedot? ke dalam pekerjaan, dan bekerja 24 jam sehari selama seminggu. Untuk menghindari hal ini, Anda sebaiknya menentukan kapan Anda harus bekerja dan kapan Anda harus beristirahat. Buatlah jadwal untuk sekadar minum kopi di kafe terdekat atau bertemu dengan teman-teman Anda tanpa memikirkan pekerjaaan. Istirahat teratur akan me-refresh pikiran Anda, dan membuat Anda lebih produktif.
Temukan Komunitas
Freelancer sebaiknya menemukan komunitas baik offline maupun online. Selain menyediakan interaksi sosial yang Anda butuhkan, komunitas ini bisa menjadi sarana bagi Anda berbagi gagasan. Gagasan-gagasan dari teman sekomunitas Anda mungkin bisa menjadi inspirasi untuk Anda. Sebaliknya, gagasan-gagasan Anda mungkin bisa menjadi inspirasi untuk teman Anda. Selain itu, dengan bergabung ke dalam komunitas, Anda juga bisa menemukan peluang-peluang projek baru, sehingga pendapatan Anda bisa bertambah.
Buat Tim
Freelancer biasanya menyelesaikan pekerjaannya seorang diri. Hal itu membuat mereka kadang harus menyelesaikan banyak pekerjaan sekaligus, sehingga hasilnya menjadi tidak maksimal. Untuk menghindari hal itu, Anda sebaiknya membuat tim, terutama jika pekerjaan yang harus Anda selesaikan sudah menumpuk. Anda misalnya bisa meminta teman-teman terdekat Anda untuk bekerja bersama. Kalau Anda berminat, tim tersebut juga bisa Anda kembangkan menjadi sebuah rintisan bisnis Anda.
Ajarkan Keahlian Anda
Agar tidak bosan dengan pekerjaan, Anda bisa mencari aktivitas lain yang produktif, misalnya mengajar. Ajarkanlah keahlian Anda kepada komunitas di sekitar Anda. Dengan mengajar, Anda mau tidak mau harus meningkatkan kemampuan Anda. Selain itu, Anda juga akan menjadi lebih dikenal di lingkungan Anda. Hal ini akan meningkatkan reputasi Anda sebagai pekerja freelance. (aji)
