Bernas.id ? Viral Desa adalah salah satu program dari Bernas Group. Program ini mewadahi masyarakat desa yang berkeinginan meningkatkan kesejahteraan dengan cara yang mudah dan dapat dilakukan oleh siapapun, kapanpun, serta ketika berada di manapun. Jika dalam satu desa ada 10 – 20 warga yang berkomitmen maju bersama maka akan difasilitasi oleh Bernas Group dengan pelatihan dan pendampingan untuk menggunakan dan memasarkan produk-produk yang telah disediakan dengan modal sedikit tetapi mendapat komisi yang luar biasa. Membangun saluran pipa penghasilan secara gotong-royong dengan hampir 84 ribuan desa di seluruh Indonesia. Bisa dibayangkan bagaimana luasnya networking yang terjalin.
Namun bagaimana cara mengumpulkan 10 ? 20 warga desa agar mau tergabung? Berikut adalah cara gaet 10 ? 20 bahkan ratusan Team Viral desa hanya lewat Whatsapp.
Pertama, Pastikan Memiliki Sebanyak Mungkin Nomor Whatsapp Warga
Ini sangat penting, mengingat kita akan mempromosikan program Viral Desa melalui status di Whatsapp. Status kita akan terbaca oleh nomor-nomor Whatsapp yang tersimpan dalam daftar kontak. Jadi carilah database nomor Whatsapp sebanyak-banyaknya kemudian masukkan dalam list contact kita. Ingat, karena ini program Viral Desa maka utamakan nomor-nomor Whatsapp warga satu desa dengan kita.
Ke Dua, Lakukan Personal Messenger (Pesan Pribadi) Perkenalan Diri
Jangan sungkan untuk mengirim pesan pribadi ke nomor-nomor yang sudah tersimpan sebagai perkenalan.
Halo, ini benar nomornya Ibu Ratih Desa Majujaya? Perkenalkan saya Dewi, satu RT dengan Ibu hanya saja beda gang. Mohon izin menyimpan nomor Ibu ya, agar saling kenal dan bisa menjalin silatuahim. Jika Ibu Ratih berkenan, nomor saya bisa disimpan juga. Terima kasih.
Di atas adalah contoh pesan yang bisa dikirimkan sebagai awal perkenalan, bisa juga disusun dalam bahasa lokal agar lebih fleksibel dan terkesan akrab.
Berkirim pesan perkenalan ini dimaksudkan agar selain kita menyimpan nomor Whatsapp orang lain, orang tersebut pun memasukkan nomor kita dalam list contact mereka. Sesuai algoritma Whatsapp saat ini, status kita akan terbaca oleh nomor-nomor yang sering kontak dengan kita. Jadi kurang efektif jika kita menyimpan nomor Whatsapp orang lain namun tidak pernah interaksi karena status kita tak akan terlihat oleh mereka.
Ke Tiga, Sering-seringlah Melihat Status Whatsapp Orang Lain
Interaksi timbal balik, karena Whatsapp saat ini di bawah naungan Facebook maka algoritma yang digunakan tidak jauh berbeda. Status nomor yang sering kita intip maka di nomor itu pulalah status kita akan muncul.
Ke Empat, Pasang Status Edukasi Tentang Program Viral Desa
Jangan langsung main tembak. Mayoritas orang tidak suka jika langsung disodori info to the point. Bisa kita share produk-produk Viral Desa tanpa caption sehingga memancing rasa penasaran. Atau testimoni pribadi tentang produk yang sudah kita pakai. Bisa juga sharing tentang mudahnya mengumpulkan poin dan mendapat komisi. Dengan cara ini orang akan penasaran dan tertarik untuk mencari info lebih detail, maka terjadilah interaksi. Baru setelah terjadi interaksi, tawarkan tentang program Viral Desa dengan persuasif dan menggiringnya bergabung menggunakan link refferal kita.
Terakhir, Edukasi Team Baru Agar Melakukan Juga Langkah Pertama Sampai KeempatĀ
Setelah berhasil menggaet seorang team Viral Desa baru, maka segera edukasi untuk melakukan hal yang sama guna menggaet team berikutnya. Jika kita berhasil menggaet 10 orang team baru, kemudian masing-masing mampu menggaet sepuluh team baru juga maka sudah ada 100 team Viral Desa baru yang terkumpul. Capaian ini sudah melebihi target minimal 10 ? 20 orang per desa. Bagaimana jika ternyata yang tertarik ada 20 orang?
Mudah, bukan? Tunggu apa lagi, segera gaet ratusan team Viral Desa hanya lewat Whatsapp. Team tergaet, poin pun meroket!
