SLEMAN, BERNAS.ID ? Direktur Utama RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dr Rukmono Siswishanto, Sp.OG(K), M.Kes, mengatakan, plasma darah anggota polisi yang telah sembuh post COVID-19 diharapkan bisa sebagai sampel penelitian plasma konvalesen.
Kapolda DIY, Irjen Pol Drs Asep Suhendar, M.Si, di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, terkait dengan penyediaan plasma darah pasien sembuh post Covid-19, mengatakan, Polda DIY melalui Rumah Sakit Bhayangkara menyediakan 12 plasma darah anggota polisi yang telah sembuh post Covid-19 kepada RSUP Dr Sardjito.
“Hal itu digunakan dalam uji klinik guna mengetahui efikasi dan keamanan dari pemberian plasma konvalesen yang diberikan sebagai terapi tambahan pada pengobatan standar pasien Covid-19 dengan derajat keparahan moderate, severe, dan critically ill,” papar Irjen Pol Drs Asep Suhendar, M.Si, Jum'at (3/7/2020).
Pada kesempatan itu, dr Johan Kurnianda, Sp.PD-KHOM selaku ketua penelitian memaparkan penelitiannya, didampingi dr Mardiah Suci Hardianti, Sp.PD, KHOM, dr Teguh Triyono, M.Kes, Sp.PK (Ketua Tim Viral Airborne RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta), dr Ika Trisnawati, M.Sc, Sp.PD-KP dan Kepala Bagian Hukum, Organisasi dan Humas RSUP Dr. Sardjito Banu Hermawan, SH, MHLi.
Awalnya, Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamioro Polda DIY, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, SH, S.IK, MH, merasa takut dengan adanya beberapa peserta didik yang positif mengidap Covid-19.
Namun, setelah diketahui tipikal virus dari masing-masing peserta didik yang telah sembuh, hal tersebut justru memberikan dampak positif. “Salah satunya dengan menjadikan plasma darah anggota polisi yang telah sembuh post Covid-19 sebagai sampel penelitian plasma konvalesen,” katanya.
Pada kesempatan kali ini, dr Rukmono Siswishanto, Sp.OG(K), M.Kes mengapresiasi Polda DIY yang tidak hanya membantu dalam kondusifitas lingkungan selama pandemi Covid-19, namun juga turut serta dalam proyek penelitian kemanusiaan. (*/cdr)
