PADA tanggal 10 November 2020, kita bangsa Indonesia kembali memperingati hari Pahlawan ke-75 dengan tema “Pahlawan Ku Sepanjang Masa”. Dengan tema ini diharapkan bahwa kaum milenial bisa belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai apa yang dicita-citakan, dengan harapan dapat meneruskan perjuangan para pahlawan. Di masa ini pahlawan bukan hanya yang berjuang pada masa lampau menggunakan senjata, namun siapapun yang berjuang untuk kemakmuran, kesejahteraan rakyat, kemajuan pendidikan dan masih banyak lagi maka ia juga termasuk pahlawan. Guru dan dosen adalah pahlawan juga. Mari kita menjadi generasi yang mampu berperang dengan kecerdasan, menjadi generasi yang mampu bersaing secara intelektual dengan bangsa-bangsa yang lain. Agar bangsa ini tidak menjadi bangsa yang tertinggal, agar bangsa ini menjadi bangsa yang terpandang dan diakui kehebatannya oleh bangsa-bangsa yang lain.
Mari kita mulai dari diri sendiri, cintai dan syukuri apa yang ada, jangan patah semangat, jangan malu dan jangan jadi penakut, mulailah dari hal kecil, seperti melakukan hal-hal yang produktif, memanfaatkan media digital dengan positif, mengikuti berbagai macam organisasi positif yang akan menjadi wadah untuk tumbuh, mengikuti beberapa kompetisi, membangun relasi positif untuk saling bertukar pikiran.
Selisih atau perbedaan adalah keragaman yang harus kita terima, jadikan sebagai tantangan untuk saling membuka pikiran, untuk belajar menjadi lebih baik. Karena seharusnya bangsa Indonesia itu bersatu, bukan saling menjatuhkan, benar seperti kata Ir. Soekarno “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”.
Ayo.!!! Generasi milenial 2020, satukan suara, rapatkan barisan, kokohkan solidaritas. Mari bersama-sama kita menjadi generasi yang berkualitas dan berdedikasi tinggi untuk lebih memajukan negara Indonesia baik secara IMTAQ (iman dan taqwa) maupun IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi), mempertahankan persatuan, kesatuan, dan kedaulatan rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan meneruskan perjuangan para Pahlawan.
#menolak_Lupa
#Hari_Pahlawan
#Pahlawanku_Sepanjang_Masa
'Tulisan ini diikutsertakan dalam seleksi Duta Damai Yogyakarta'
(Ayu Setia Natalya, Duta Kampus Universitas Mahakarya Asia)
