GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID – Calon Bupati Gunungkidul Sunaryanta menggelar diskusi dengan para peternak sapi di Wonosari, beberapa waktu lalu. Secara khusus, ia menghadirkan peternak sapi asal Selandia Baru secara virtual.
Sunaryanta mengatakan para peternak sapi di Gunungkidul khususnya supaya bisa mendapat ilmu dan berbagi pengalaman tentang pengelolaan ternak dari luar negeri.
“Tentu tidak diadopsi total, tapi saya harap peternak sapi di Gunungkidul memahami gambaran cara beternak, pemasaran, dan bagaimana menyiapkan fasilitasnya,” katanya.
Peternakan lanjut Sunaryanta, menjadi prioritas program kerjanya jika terpilih nanti bersama Heri Susanto.
Sebab dia melihat ada potensi besar namun belum digarap secara optimal. Salah satunya berkaitan dengan industri sapi potong.
Menurutnya, peternak Gunungkidul mampu memenuhi kebutuhan daging nasional yang tinggi. Ia pun ingin ada industri sapi potong terpadu yang digerakkan oleh peternak asli Bumi Handayani.
“Akan ada perputaran uang dan keuntungan tinggi yang bisa didapat dari sektor ini. Itu sebabnya diperlukan pelatihan, pendampingan, dan pemasaran secara simultan,” kata dia lagi.
Sementara dari sisi produk, pria yang baru saja melepas status sebagai anggota TNI ini mengatakan kualitas sapi lokal tak kalah dibanding luar. Tinggal bagaimana peran budidaya serta dukungan dari banyak pihak.
Sunaryanta pun menginginkan adanya nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sendiri untuk pengelolaan ternak. Ia menyebutnya sebagai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dukungan investor pun saat ini juga sudah didapat.
“Kalau ada nomenklatur sendiri, maka penanganannya akan bisa fokus. Ini penting sekali,” katanya. (*/cdr)
