YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dalam rangka meringankan beban rakyat maka IKATAN SARJANA RAKYAT INDONESIA (ISRI) DPC Kota Yogyakarta mendata warga Kota Yogyakarta yang terdampak Covid19 untuk dapat diajukan mendapatkan bantuan sosial berwujud sembako dari Kementrian Sosial Republik Indonesia.
Dalam pendataan tersebut diajukan sejumlah 120 nama ke Kementerian Sosial dan pada tanggal 23 Nopember 2020 di Gedung DPRD Kota Yogyakarta diserahkan bantuan tersebut ke masyarakat Kota Yogyakarta yang didata oleh ISRI DPC Kota Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Ketua ISRI DPC Kota Yogyakarta, Antonius Fokki Ardiyanto, menyampaikan bahwa ISRI selaku organ intelektual marhaenis dalam pergerakannya selalu mendasarkan diri pada ideologi marhaenisme dan berpihak kepada kaum marhaen. “Dan hari ini adalah salah satu pembuktian dari kinerja ISRI Kota Yogyakarta kepada massa marhaen. Disamping itu acara hari ini merupakan wujud dari negara hadir membantu rakyatnya dalam mengarungi masa pandemi covid-19,” ujarnya, Senin (23/11/2020).
Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta yang diwakili Kasie Bidang Pemberdayaan Sosial, Hendy, mengapresiasi ormas ISRI yang bekerja untuk rakyat dan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam setiap aktivitas organisasi, apalagi ISRI menyandang singkatan Ikatan Sarjana yang artinya harus bisa berpikir rasional dan akademik. Apalagi ISRI DPC Kota Yogyakarta juga sudah mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar SKT dari Kantor Kesbang Kota Yogyakarta sehingga sah dan legal dalam berkegiatan di Kota Yogyakarta.
Sementara itu, Danang Rudyatmoko selaku Ketua DPRD Kota Yogyakarta sebagai tuan rumah kegiatan yang diselenggarakan ini, menyampaikan selamat datang bagi rakyat yang telah memberi amanat kepada kami sebagai wakil rakyat dan mengharapkan kantor dprd ini sebagai rumah rakyat untuk dapat mengadukan menyampaikan segala aspirasi yang menjadi harapan rakyat.
“Lembaga DPRD adalah lembaga yang sangat penting dalam menentukan semua kebijakan pembangunan yang ada di Kota Yogyakarta, oleh karena itu sangat mengharapkan betul partisipasi rakyat dalam menentukan arah dan garis kebijakan pembangunan di Kota Yogyakarta,” katanya. (cdr)
