Bernas – Komisi kesehatan Provinsi Hubei, China telah melaporkan nol kasus Covid-19 sejak Minggu, 3 Mei 2020. Provinsi yang salah satu kotanya, Wuhan menjadi tempat pertama kali ditemukannya Virus Corona Covid-19, melaporkan nol kasus secara berturut-turut selama 60 hari.
Sejak bulan Januari, pemerintah melakukan lockdown secara ketat pada kota tersebut. Penduduk kota tesebut terpaksa diisolasi dari bulan Januari hingga April untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Sejak terkonfirmasi nol kasus Covid-19, pada musim panas di bulan September, kota tersebut sudah mulai membuka kembali sekolah dan tempat umum lainnya. Tentunya, tahun 2020 merupakan tahun tersulit bagi masyarakat dunia, terutama di Wuhan yang menjadi tempat pertama kali ditemukan Virus Corona dan harus mendapatkan banyak kritikan dari Negara-negara di dunia.
Sementara banyak Negara yang masih memberlakukan aturan untuk tetap tinggal di rumah dengan pengawalan ketat karena masih terdapat kasus Covid-19. Pergantian tahun 2021 di Wuhan jauh berbeda dengan kota-kota lain di seluruh dunia. Wuhan merayakan malam pergantian tahun dengan sangat meriah juga ramai-ramai berkumpul ratusan orang di jalanan. Para anak muda berkerumunan turun ke jalan dan beberapa tempat hiburan lainnya untuk merayakan malam tahun baru.
Beberapa dari mereka masih memakai masker, bahkan ada juga yang tidak sama sekali. Tentunya, banyak polisi yang berjaga untuk melakukan pengamanan secara ketat dan memberi tahu beberapa dari mereka agar memakai masker untuk bisa tetap tinggal merayakan malam tahun baru secara bersama- sama.
?Foto dari Wuhan?. Jangan iri dgn mereka. Mereka sdh mengalami saat2 susah, dan berhasil mengendalikan pandemi. Saatnya buat menikmati hidup. Semoga Tahun Baru 2022 hal ini bisa dirasakan dimana2.? Tweet di akun Twitter @mentimoen.
?Kenapa warga Wuhan berani keluar rame2 spt itu? Karena pemerintah kota yakin bisa atasi setiap outbreak yang terjadi. Kota2 yg dianggap beresiko spt Beijing dibilang jangan. Dan warga percaya pada pemerintahnya.? Tambahnya di akun @mentimoen.
Agar bisa mencapai nol kasus di Wuhan, tentunya ada perjuangan yang dilakukan. Cara Wuhan untuk bisa menangani Covid-19 yaitu, dengan melakukan lockdown secara ketat. Penutupan atau pembatasan akses secara ketat ini dipercaya akan menjadi kunci untuk menekan angka terjangkit Virus Corona. Provinsi Hubei dan Wuhan melakukan penutupan akses jalan, kereta api, pesawat, dan tempat-tempat umum lainnya, bahkan penduduk tidak bisa bergerak bebas selama kurang lebih dua bulan sejak bulan Januari.
Pemerintah juga memberikan akses kesehatan yang mendukung. Pemerintah China mengambil beberapa tindakan untuk menangani kasus virus Corona. Dengan mengadakan pengujian, peningkatan waktu resep obat menjadi tiga bulan, dan membuat sistem pengiriman obat untuk penduduk yang terjangkit. Pengobatan gratis juga diterapkan karena tidak ingin menghambat penduduknya agar bisa mendapatkan perawatan secara maksimal untuk kepentingan bersama. Mereka juga memiliki kerja sama tim medis yang hebat dalam penanganan Covid-19. Keberhasilan tersebut tentunya juga berkat kerja sama dari pendduduk yang terus waspada dan memiliki kesadaran penuh akan bahayanya Virus Corona COVID-19. (eva)
