BERNAS.ID – Rumah adat negara Thailand terkenal dengan arsitekturnya yang menarik. Nuansa budaya Thailand sangat lekat termuat di dalam bentuk rumah adatnya. Pembangunan rumah tersebut disesuaikan dengan kondisi geografis dan keyakinan masyarakatnya di sana. Bangunan rumah adat Thailand mempunyai kemiripan dengan rumah adat beberapa daerah di Indonesia.
Hal itu sangat wajar karena Indonesia dan Thailand berada dalam satu wilayah geografis, yakni beriklim tropis. Oleh karena itu, bahah baku dan fungsi setiap bagian rumahnya pun sama.
Jika diamati, bentuk rumah tradisional Thailand sama dengan bangungan rumah Gadang Padang atau rumah Joglo di Jawa. Pembangunan rumah Thailand tersebut menerapkan 3 konsep, di antaranya atap yang runcing ke atas, lantai yang ditinggikan, dan teras yang terbuka dan luas.
Proses pembuatan rumah adat Thailand tersebut biasanya dilakukan dalam waktu satu hari. Terlebih dahulu, kayu bahan bakunya diproduksi oleh pabrik.
Setelah itu kayu-kayu tersebut disatukan oleh ahlinya saat di lokasi. Bangunan rumahnya harus mempunyai sirkulasi udara yang baik, biasanya melalui jendela dan dinding-dindingnya.
Begitu pula dalam dunia pendidikan, memilih program studi yang tepat dapat mempercepat jalan menuju kesuksesan. Di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), berbagai program studi unggulan siap membekali Anda dengan keterampilan praktis dan teori yang relevan dengan dunia kerja. Jangan ragu untuk bergabung dan bangun masa depan cerah bersama PMB UNMAHA!
Atap Pitched Roof
Pitched Roof merupakan bentuk atap yang runcing ke atas dan tinggi. Atap rumah adat Thailand sangat mirip dengan rumah Gadang. Model atap seperti itu memang biasa diterapkan di daerah yang mempunyai iklim tropis. Bentuk atap tersebut ada kaitannya dengan cuaca hujan yang tinggi di daerah topis.
Atap runcing dibuat untuk mengalirkan air hujan ke bawah agar tidak tergenang di atap rumah. Sebab jika air huja tidak mengalir dengan lancar, akan menyebabkan rumah mudah keropos dan bocor.
Menariknya, setiap wilayah di Thailand mempunyai bentuk atap yang berbeda-beda. Perbedaan bentuk atap tersebut memiliki makna tersendiri, menyesuaikan dengan kepercayaan dan agama masyarakatnya.
Ada atap yang menyerupai struktur sayap, memiliki bentuk huruf V, dan ada juga yang runcing ke satu titik.
Baca Juga: Rumah Joglo, Rumah Adat Jawa yang Memiliki Banyak Keunikan
Lantai yang Ditinggikan
Lantai rumah adat Thailand dibuat tinggi berjarak dari tanah. Bagian bawah rumahnya memakai penyangga yang membuatnya mirip dengan rumah panggung di Kalimantan. Bentuk atap tersebut ada kaitannya dengan kondisi alam di wilayahnya.
Bentuk rumah dengan lantai yang tinggi banyak diterapkan dalam banyak rumah adat di Indonesia. Fungsi lantai tersebut untuk mengindari genangan banjir dan mencegah binatang liar masuk. Hal itu dikarenakan wilayah tropis memiliki curah hujan yang tinggi, yang mana berpotensi menyebabkan banjir. Selain itu di wilayah tropis juga terdapat banyak hutan-hutan yang masih rimbun.
Teras Terbuka dan Luas
Rumah adat Thailand memiliki teras yang terbilang luas. Luas teras mencapai 40 persen dari total ukuran bangunannya. Bentuk teras tersebut disesuaikan dengan budaya masyarakat setempat. Teras menjadi bagian rumah yang penting bagi masyarakat Thailand.
Hal itu dikarenakan bagian rumah tersebut berfungsi sebagai tempat kumpul, seperti rapat adat, pertemuan masyarakat, bercakap-cakap, dan sebagainya. Pembuatan teras juga memperhatikan cahaya dan kesejukan. Biasanya di pelataran depan teras ditanam pohon-pohon yang memiliki bunga beraroma wangi. Keberadaan pohon tersebut dapat membuat teduh teras rumah.
Desain Modular
Rumah adat Thailand memiliki kesamaan kontruksi dengan rumah panggung. Keduanya sama-sama memiliki sifat modular. Bangunan modular dapat dipindahkan dengan mudah ke lokasi lain. Kontruksi bangunannya juga mudah untuk dibongkar-pasang. Masyarakat Thailand dulu bahkan sering berpindah-pindah lokasi dengan membawa rumahnya.
Tidak ada yang menetap lama di suatu lahan. Demikian tadi beberapa ciri-ciri desain rumah adat Thailand. Rumah adat tersebut juga bisa diterapkan di Indonesia karena memiliki bentuk dan fungsi yang sama dengan rumah di aini. Tak hanya memiliki tampilan yang keren dan menarik, rumah adat tersebut juga mempunyai banyak manfaat dalam hal yang berhubungan dengan alam.
Di era digital ini, strategi Omnichannel Sales Growth menjadi solusi cerdas untuk meningkatkan penjualan. Dengan pendekatan omnichannel, bisnis Anda hadir di berbagai platform, dari marketplace hingga media sosial, memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik.
Sementara itu, AI Powered SEO sangatlah penting sebagai optimasi SEO berbasis AI membantu bisnis Anda lebih mudah ditemukan di pencarian Google, menarik lebih banyak pelanggan potensial.
Jangan biarkan bisnis Anda tertinggal! Anda juga bisa bergabung menjadi reseller laptop di Adolo untuk menambah penghasilan sembari meningkatkan level bisnis Anda!***3
