Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    DPP KAMAKSI Demo DCKTRP, Desak Penindakan Bangunan Tanpa SLF

    June 11, 2026

    Kabar Adanya Aksi Aliansi Mahasiswa Lengserkan Prabowo, Ini Respon Keras Ketua Umum GCP H. Kurniawan

    June 11, 2026

    Dua Inovasi Perawatan Kulit Terbaru Diluncurkan Larissa di Usianya ke-42 Tahun

    June 11, 2026

    Aturan Birokrasi Dinilai Hambat Gelar Pahlawan Nasional, Yayasan Trah Sultan HB II Jalani Sidang Pendahuluan di MK

    June 11, 2026

    Pileg 2029 Fokus Menyasar Ceruk Gen Z di Kota Yogyakarta

    June 11, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

      June 8, 2026

      Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Kota Inklusif

      June 7, 2026

      Belanja Negara di DIY Capai Rp6,2 Triliun hingga Akhir April 2026

      June 2, 2026

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Finance»Alasan Investasi Saham Indofood saat Pandemi Covid-19
    Finance

    Alasan Investasi Saham Indofood saat Pandemi Covid-19

    PamungkasBy PamungkasMay 28, 2021Updated:September 29, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Harga saham Indofood malah menguat, baik itu yang berkode ICBP dan INDF pada akhir Maret 2021. Padahal, saat itu indeks harga saham gabungan (IHSG) sedang melemah 0,77 persen atau 48,42 poin menjadi 6.252,71.

    Kenaikan saham Indofood pada 2021 ini berkaitan dengan menguatnya saham perusahaan tersebut pada tahun sebelumnya. Ketika industri sedang dilanda kelesuan karena pandemi Covid-19, anak perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan bendera PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) malah meroket keuntungannya dengan penjualan mie instan Indomie yang kian tinggi.

    Tahun lalu, ketika kedua perusahaan, yaitu ICBP dan INDF merilis laporan keuangannya secara bersamaan per Desember 2020, ICBP kelihatan lebih tangguh dibandingkan INDF. 

    Baca juga: 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah

    Laporan itu menunjukkan bahwa ICBP membukukan laba sebesar Rp6,58 triliun. Sementara itu, INDF membukukan laba sebesar 6,45 triliun.

    Dengan catatan itu, penjualan bersih ICBP secara keseluruhan pada 2020 tercatat senilai Rp 46,64 triliun, lebih besar 10,27 persen year-on-year (yoy) dari tahun sebelumnya yaitu Rp 5,03 triliun.

     

    Perbedaan Saham Indofood ICBP dan INDF

    Perbedaan Saham Indofood ICBP dan INDF

    Perbedaan Saham Indofood ICBP dan INDF (Foto:  Investosadar)

    Investor yang bermaksud membeli saham Indofood akan menemukan dua jenis saham yang tersedia, yaitu saham INDF dan saham ICBP.

    Saham INDF merupakan kode dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Bisnisnya ditopang oleh usaha bidang agrobisnis (CPO/kelapa sawit), pengemasan, perkapalan, dan distribusi. Produknya yang lazim ditemui di pasaran adalah minyak goreng Bimoli, Palmia, margarin Royal Palmia, dan sebagainya.

    Sementara itu, saham ICBP adalah kode dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Produksinya yang paling terkenal adalah mie instan Indomie yang sudah meroket di pasar internasional. Pendapatan mie instan itu menghasilkan profit lebih dari 60 persen dari total pendapatan perusahaan. 

    Kendati saham ICBP baru diperjualbelikan di bursa saham pada 2010, namun pertumbuhannya lebih kuat dari INDF yang sahamnya sudah ditawarkan pertama kali pada publik sejak 1994.

    Baca juga: Mari Mengenal Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

     

    Saham ICBP Lebih Kuat daripada INDF

    Pada akhir Maret 2021 ini, data Bloomberg menuliskan bahwa saham INDF naik 5,12 persen. Volume perdagangannya mencapai 30,64 juta saham dengan nilai Rp204 miliar.

    Sementara itu, saham ICBP menguat 4,25 persen dengan volume perdagangan mencapai 30,86 juta dan nilainya adalah Rp 283 miliar.

    Kendati peningatan INDF lebih tinggi sedikit dari ICBP pada akhir Maret 2021, namun rekam jejak ICBP lebih kuat pertumbuhannya dari INDF.

    Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol

    Selama 11 tahun berturut-turut, sejak pertama kali diperjualbelikan di bursa saham, harga saham ICBP terus naik dan diperkirakan akan terus stabil.

    Saham ICBP lebih kuat daripada INDF

    Saham ICBP lebih kuat daripada INDF (gambar: Ajaib)

    Pada 2020 lalu, misalnya, ketika dunia sedang dilanda pandemi Covid-19, industri banyak yang bangkrut, namun ICBP malah mencatat keuntungan. 

    Di tengah pandemi Covid-19, margin laba ICBP adalah 14,1%, lebih banyak dari 2019 yaitu 11,9%. Salah satu alasannya karena di saat keadaan ekonomi masyarakat sedang buruk, permintaan mie instan cenderung naik.

    Karena itulah, konsensus Bloomberg menyatakan bahwa 27 dari 33 analis merekomendasikan investor untuk membeli saham ICBP, sementara itu 25 dari 28 analis merekomendasikan investor membeli saham INDF.

    Baca juga: 4 Cara Menghitung Harga Saham Per Lembar Agar Tidak Terkecoh

    Sebagai informasi, harga penutupan saham ICBP hari ini, Rabu (28/4/2021) adalah Rp 8.575, sementara itu harga saham INDF adalah Rp 6.675.

    Investasi Saham Indofood
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Pamungkas

    Related Posts

    Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

    June 8, 2026

    Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Kota Inklusif

    June 7, 2026

    Belanja Negara di DIY Capai Rp6,2 Triliun hingga Akhir April 2026

    June 2, 2026

    Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

    May 24, 2026

    Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

    May 22, 2026

    Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Space42 Memperluas Kemampuan Observasi Bumi Setelah Tiga Satelit Foresight Beroperasi Penuh

    June 10, 2026

    Mavenir dan TextNow Meraih Penghargaan MVNO dan Kolaborasi Industri Terbaik di MVNOs World Awards

    June 9, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    Putri Alya Sidik, Penulis Cilik di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi Masyarakat

    June 10, 2026

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    DPP KAMAKSI Demo DCKTRP, Desak Penindakan Bangunan Tanpa SLF

    June 11, 2026

    Dua Inovasi Perawatan Kulit Terbaru Diluncurkan Larissa di Usianya ke-42 Tahun

    June 11, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.