Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Proyek Irigasi Sulteng Diduga Asal-asalan, Aparat Diminta Usut

    April 29, 2026

    Nindya Karya Tuntaskan Proyek Irigasi Strategis 9 Kabupaten Sulteng, BWS III Palu Apresiasi

    April 29, 2026

    PT Tiara Multi Tehnik Tuntaskan Bendung Sausu Atas 100%, BWS III Palu Apresiasi

    April 29, 2026

    STAK Yogyakarta Bertemu Kapolresta Sleman Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    April 28, 2026

    BKI Gandeng PLN Indonesia Power Jajaki Kerja Sama Energi Berkelanjutan

    April 28, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026

      Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi

      April 18, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Finance»Mengenal Pengertian dan Ruang Lingkup Akuntansi Sektor Publik di Indonesia
    Finance

    Mengenal Pengertian dan Ruang Lingkup Akuntansi Sektor Publik di Indonesia

    Nabila ghaida ziaBy Nabila ghaida ziaApril 23, 2022Updated:March 21, 2025No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Akuntansi sektor publik merupakan sistem pencatatan yang berguna bagi lembaga publik. Seperti yang kita ketahui bahwa laporan akuntansi harus bisa dipertanggungjawabkan hal ini agar dapat menambah kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik dalam melakukan pengelolaan keuangan.

    Kepercayaan masyarakat sangat penting untuk terwujud agar lembaga publik dapat menjalin kerjasama khususnya dalam penyaluran dana. Masyarakat juga membutuhkan transparansi dengan bantuan akuntansi sektor publik atas penggunaan dan pengelolaan dana yang terkumpul sehingga harapan dan kepentingannya terpenuhi dan terpantau.

    Akuntansi sektor publik menuntut transparansi dan pengelolaan SDM yang efisien. Dengan Sertifikasi Manajer SDM, pihak manajemen dapat memahami strategi perekrutan, evaluasi kinerja, dan pengembangan SDM yang sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah.

    Inilah pentingnya peranan akuntansi sektor publik bagi masyarakat. Agar lebih paham mengenai pengertian akuntansi sektor publik serta ruang lingkupnya, mari simak  dan pahami pembahasan selengkapnya!

    Baca juga: Mengenal Apa Itu Akuntansi Perbankan Konvensional dan Syariah

    Pengertian Akuntansi Sektor Publik

    pengertian akuntansi sektor publik

    Akuntansi Sektor Publik adalah mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diimplementasikan terhadap pengelolaan dana masyarakat di lembaga/organisasi tinggi Negara dan departemen di bawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM, serta yayasan sosial dan pada proyek- proyek kerjasama sektor publik wisata. Lembaga publik mengemban tuntutan masyarakat agar dalam mengelola keuangan dapat bersikap transparan dan bertanggung jawab.

    Lembaga sektor publik termasuk di bidang akuntansi menghadapi banyak faktor yang menuntutnya agar lebih efisien. Beberapa biaya seperti biaya ekonomi, biaya sosial, dan risiko lain juga harus dalam perhitungan. Banyaknya tuntutan tersebut mengakibatkan akuntansi merupakan ilmu yang berperan penting untuk mengelola urusan publik. Akuntansi sektor publik sudah menjadi disiplin ilmu yang menjadi solusi pada saat ini.

    Sektor publik merupakan manajemen keuangan dari publik sehingga harus bertanggung jawab kepada masyarakat. Pengelolaan keuangan pun membutuhkan keterbukaan serta akuntabilitas terhadap publik.

    Baca juga: 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah

    Pengertian Akuntansi Sektor Publik Menurut Para Ahli

    Berbagai pakar memiliki pendapat yang berbeda dalam menjelaskan defisini akuntansi sektor publik. Terlepas dari perbedaan tersebut, fungsi akuntansi sektor publik tetap sama. Berikut adalah beberapa pendapat para ahli tentang akuntansi tersebut:

    Dwi Ratmono (2015)

    Akuntansi sektor publik merupakan adanya proses identifkasi, pengukuran, adanya catatan, serta  pelaporan suatu transaksi keuangan dari pemerintah daerah yang digunakan untuk mengambil keputusan ekonomi yang dibutuhkan pihak eksternal.

    Erlina dkk (2015)

    Akuntansi sektor publikyaitu akuntansi yang berfungsi untuk mencatat transaksiekonomi  di suatu organisasi nonprofit.

    Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol

    Mardiasmo (2009)

    Definisi akuntansi sektor publik  menurut Mardiasmo yaitu alat  untuk pemerintah baik sebagai manajemen ataupun infomasi bagi publik.

    Abdul Hafiz (2006)

    Akuntansi sektor publik merupakan serangkaian kegiatan penggolongan, pencatatan, dan pengikhtisaran dengan bermacam-macam metode tertentu dalam ukuran moneter, transaksi, serta kejadian yang termasuk ke dalam laporan penyelenggaran pemerintah dan turut kepada asas otonomi. Selain itu, tugas pembuatannya berdasarkan sistem NKRI dan prinsip otonomi.

    Baca juga: 3 Peluang Kerja Sarjana Akuntansi untuk Bisnis Startup, Nomor Satu Keren Banget

    Sifat dan Karakteristik Akuntansi Sektor Publik

    Akuntansi khusus untuk sektor publik berbeda dengan akuntansi sektor swasta. Hal yang membedakan yaitu pada bagian instansi yang menggunakannya.

    Sifat dan karakteristik organisasi sektor publik yaitu terletak dari tujuan dan sifat. Tujuan lembaga/organisasi sektor publik yaitu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. Sedangkan sifat lembaga/organisasi sektor publik adalah organisasi nonlaba.

    Lembaga sektor publik berada dalam lingkungan yang sangat rumit. Komponen lingkungan yang mempengaruhi sektor publik terdiri dari :

    1. Ekonomi

    Komponen terkait ekonomi yang mampu mempengaruhi lembaga sektor publik terdiri atas :

    • Tingkat Inflasi.
    • Pertumbuhan sektor ekonomi.
    • Tenaga kerja produktif.
    • Nilai kurs/nilai tukar mata uang.
    • Infrastruktur/sarana dan prasarana.
    • Tingkat pertumbuhan pendapatan perkapita.

    Baca juga: Mengenal Trading Saham dan Cara Jitu Jadi Trader Handal

    2. Politik

    Politik memiliki kontribusi besar dalam ekosistem lembaga akuntansi publik. Di antara unsur dari sisi politik yang mempengaruhi lembaga tersebut terdiri atas :

    • Hubungan antara negara dengan masyarakatnya.
    • Legitimasi hukum pemerintah.
    • Tipe pemerintahan yang berkuasa.
    • Ideologi dan pasar yang dianut.
    • Jaringan Internasional.
    • Hubungan antar lembaga.

    Baca juga: 7 Cara Main Saham Bagi Investor Pemula dengan Mudah

    3. Kultural

    Komponen penting lain yang berpengaruh terhadap lembaga sektor publik adalah budaya. Beberapa hal yang menyusun terbentuknya budaya di antaranya yaitu :

    • Jenjang pendidikan.
    • Agama, ras, suku, bahasa seta budaya.
    • Kondisi sosiologis masyarakat.
    • Historis/sejarah.
    • Sistem nilai yang diterapkan di dalam masyarakat “moral”.
    • Karakteristik masyarakat yang berbeda tiap daerah.

    4. Demografis

    Terdiri atas :

    • Tingkat pertumbuhan penduduk.
    • Struktur/penyebaran usia penduduk.
    • Tingkat harapan hidup.
    • Kesehatan masyarakat.
    • Migrasi “transmigrasi, imigrasi dll”.

    Baca juga: Sarjana Akuntansi Dibutuhkan untuk Bisnis Startup, Ini Peluangnya

    Jenis- jenis Organisasi Sektor Publik

    ciri-ciri akuntansi sektor publik

    Kebaradaan lembaga-lembaga  ada di banyak sektor publik kehidupan. Benar adanya bahwa setiap orang sering berhubungan dengan instansi pemerintah, misalnya Departemen Pendidikan, Pencatatan Sipil atau Kepolisian, dan lain- lain.

    Di samping itu, masyarakat juga sering berhubungan dengan berbagai organisasi keagamaan, contoh MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, PGI (Persatuan Gereja Indonesia), KWI (Konfrensi Waligereja Indonesia), dan yang lainnya. Di bidang pendidikan dan kesehatan , ada juga beragam organisasi sektor publik seperti universitas, sekolah- sekolah, rumah sakit, puskesmas, dan balai- balai kesehatan. Partai- partai politik dan LSM diberbagai bidang pun merupakan organisasi sektor publik.

    Organisasi sektor publik terbagi menjadi tiga yaitu :

    1. Instansi Pemerintah

    Instansi pemerintah merupakan bagian dari organisasi/ lembaga sektor publik yang berbentuk instansi pemerintah yaitu sebagai berikut :

    a. Pemerintah Pusat

    • Kementrian seperti Departemen Dalam Negeri, Departemen Sosial, Departemen Keuangan dan yang lainnya.
    • Lembaga/Organisasi dan Badan Negara contoh  KPU,KPK dan sebagainya.

    b. Pemerintah Daerah

    Satuan Kerja Perangkat Daerah seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Asset Daerah, Kantor Pencatatan Sipil, dan yang lainnya.

    2. Organisasi Nirlaba Milik Pemerintah

    Organisasi nirlaba milik pemerintah yang merupakan bagian organisasi sektor publik yang bentuknya bukan termasuk instansi pemerintah, tetapi masih milik pemerintah.

    Beberapa organisasi tersebut di antaranya adalah:

    • Perguruan Tinggi GHMN.
    • Rumah sakit milik pemerintah seperti RSCM, RS daerah.
    • Yayasan- yayasan milik pemerintah.

    Organisasi- organisasi tersebut dikelompokkan dalam kelompok khusus, yaitu Badan Layanan Umum (BLU) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

    3. Organisasi Nirlaba Milik Swasta

    Organisasi yang satu ini merupakan bagian dari organisasi/lembaga sektor publik yang pengeloaannya pada pihak swasta. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

    • Yayasan seperti Sampoerna Foundation, Dompet Dhuafa Republika dan yang lainnya.
    • Sekolah dan universitas swasta.
    • Rumah sakit milik swasta

    Baca juga: Menjanjikan, Ini 3 Peluang Lulusan Akuntansi Untuk Bisnis Startup

    Peran Akuntansi Sektor Publik

    Organisasi publik lebih berfokus terhadap peningkatan pelayanan jangka panjang. Hal sangat berkaitan dengan fungsi dari organisasi publik itu sendiri yang mengemban misi yang melayani kepentingan masyarakat. Dengan demikian, dampak pelayanan menuju kualitas kehidupan generasi selanjutnya sangat krusial, misalnya penyediaan infrastruktur dan alokasi dana publik.

    Tujuan Akuntansi Sektor Publik

    karakteritik akuntansi sektor publik

    Tujuan dari akuntansi sektor publik harus mengedepankan transparansi, kejujuran, dan kredibilitas. Hal tersebut sangat berguna untuk tetap menjaga pengelolaan keuangan dari organisasi publik agar sesuai dengan fungsinya. Berikut ini adalah beberapa tujuan akuntansi sektor publik di antaranya :

    a. Akuntansi Sektor Publik Sebagai Management Control

    Bertujuan untuk memberikan informasi dalam pengelolaan suatu lembaga dengan cepat, tepat, efisien dan ekonomis atas suatu operasi dan penggunaan sumber daya yang ada dalam anggaran sebuah lembaga.

    b. Accountability

    Accountability berfungsi untuk memberikan informasi kepada manajer sektor publik  untuk melaporkan pelaksanaan tanggung jawab daya/ bidang/ divisi yang berada di bawah wewenangnya serta melaporkan aktivitas kepada publik atas operasi pemerintah dan penggunaan anggaran publik.

    Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Program Studi Akuntansi

    Akuntabilitas Publik

    Definisi Akuntabilitas yaitu pemegang amanah (agent) wajib untuk memberikan suatu pertanggungjawaban, menyajikan, melaporkan, serta mengungkapkan semua kegiatan dan aktivitas yang menjadi tanggung jawabnya kepada pemberi amanah sebagai pemilik hak dan kewenangan. Akuntabilitas publik terbagi menjadi 2 yaitu :

    1. Akuntabilitas Vertikal (Vertical Accountability)

    Pertanggungjawaban vertikal adalah pengelolaan danayang dipertanggungjawabkan terhadap otoritas yang lebih tinggi. Misalnya, unit- unit kerja bertanggungjawab kepada pemerintah daerah, pemerintah daerah bertanggung jawab kepada pemerintah pusat, dan pemerintah pusat bertanggung jawab kepada MPR.

    2. Akuntabilitas Horizontal (Horizontal Accountability)

    Merupakan pertanggungjawaban kepada massyarakat.Dalam lingkup pemerintah lembaga pemerintah, akuntablitas publik yaitu pemberian informasi dan pengungkapan informasi atas aktivitas dan kinerja financial pemerintah kepada pihak- pihak yang berkepentingan dengan laporan tersebut. Dalam hal ini, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bisa menjadi subyek untuk memberikan suatu informasi yang bertujuan untuk memenuhi hak- hak publik.

    Salah satu tujuan utama dan reformasi publik adalah terwujudnya akuntabilitas. Tuntutan akuntabilitas publik mewajibkan lembaga sektor publik untuk lebih menekankan pada pertanggungjawaban horizontal sehingga bukan hanya pertanggungjawaban vertikal.

    Akuntabilitas publik yang dilaksanakan oleh lembaga sektor publik terdiri dari 4 dimensi. Keempat dimensi akuntansi publik tersebut adalah sebagai berikut:

    a. Akuntabilitas kejujuran dan akuntabilitas hukum

    Akuntabilitas kejujuran berhubungan dengan penghindaran penyalahgunaan jabatan sedangkan akuntabilitas hukum terkait dengan jaminan adanya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang lainnya yang telah disyaratkan dalam penggunaan sumber danapublik.

    b. Akuntabilitas proses

    Akuntabilitas proses lebih lebih megarah apakah suatu prosedur yang digunakan saat  melaksanakantugas sudah baik yang mencakup lengkapnya  sistem informasi akuntansi, sistem informasi manajemen serta prosedur administrasi.

    c. Akuntabilitas program

    Akuntabilitas program lebih memperhatikan apakah tujuan yang telah ditentukan dapat diraih atau tidak, dan apakah telah mempertimbangkan alternatif program yang memberikan hasil yang optimal dengan biaya yang minimal.

    d. Akuntabilitas kebijakan

    Akuntabilitas kebijakan terkait dengan pertanggungjawaban pemerintah, baik pusat maupun daerah atas suatu kebijakan yang diambil pemerintah terhadap DPR/DPRD) serta masyarakat luas.

    Baca juga: Inilah 3 Alasan Utama Kenapa Kuliah di Jurusan Akuntansi dan Bagaimana Cara Dapat Beasiswa Kuliahnya

    Ruang Lingkup Akuntansi Sektor Publik

    akuntansi sektor publik di indonesia

    Sama seperti jenis akuntansi lainnya, akuntansi sektor publik juga memiliki cakupan sesuai dengan fungsinya. Adapun ruang lingkup akuntansi sektor publik adalah sebagai berikut:

    • Lembaga tinggi pemerintah Negara dan departemen di bawah naungannya.
    • Lembaga pemerintah daerah.
    • Yayasan.
    • Partai politik dan LSM.
    • Organisasi non profit.
    • Kesehatan.
    • Sekolah.
    • Perguruan Tinggi.
    • Akuntansi tempat peribadatan : masjid, gereja, wihara atau pura.

    Perbedaan Antara Akuntansi Sektor Publik dan Sektor Privat

    Dalam ruang lingkupnya, akuntansi memiliki fungsi penggunaan untuk kepentingan publik dan privat. Untuk mampu membedakan keduanya, berikut adalah perbedaan antara akuntansi sektor publik dan sektor privat yang dapat dipelajari :

    NoPerbedaanAkuntansi Sektor Publik/PemerintahanAkuntansi Sektor Privat/Swasta
    1Tujuan OrganisasiNon profitProfit
    2Sumber PendanaanPenjualan aset Negara, Pajak Retribusi,  Obligasi Pemerintah, Utang, Sumbangan, Laba BUMN/BUMD, dan Hibah.Pembiayaan internal : Modal pribadi, penjualan asset serta laba ditahan.

    Pembiayaan ekternal : Utang Bank, Obligasi, Penerbitan saham.

    3PertanggungjawabanBertanggungjawab kepada masyarakat/publik dan parlemen (DPR/DPRD).Bertanggungjawab kepada kreditor dan pemegang saham.
    4Susunan/ Bentuk OrganisasiKaku, hirarkis, dan birokratis.Lebih mengarah ke fleksibel, lintas fungsional, piramid, dan datar.
    5Karakter AnggaranTerbuka dan transparan  untuk publik/umum.Lebih tertutup untuk publik.
    6Sistem AkuntansiBasis kas.Sistem basis akrual.

     

    Baca juga: Daftar Kampus Jurusan Akuntansi Terbaik di Indonesia

    Barang dan Jasa Publik

    Menurut Howlett dan Ramesh Howlett, terdapat 4 jenis barang/jasa. Di antaranya adalah sebagai berikut :

    1. Barang/Jasa Swasta

    Barang atau jasa swasta merupakan produk yang derajat kekhususan dan kelangkaannya sangat tinggi. Contoh adalah jasa tukang pijat yang bisa dibagikan oleh beberapa pengguna namun jika sudah dibeli/digunakan oleh pengguna maka sudah tidak tersedia lagi.

    2. Barang/Jasa Publik

    Barang atau jasa publik merupakan produk yang derajat kekhususan dan kelangkaannya sangat rendah. Contohnya adalah penerangan lampu di jalan raya. Fasilitas ini tidak ada batasan dalam penggunaannya dan tidak habis walaupun telah dimanafaatkan oleh banyak orang.

    3. Peralatan Publik atau Barang/Jasa Semi Publik

    Peralatan ini adalah jenis barang/jasa yang memiliki derajat kekhususan tinggi, tetapi dengan tingkat kelangkaan rendah. Contohnya, jalan tol yang tetap bisa digunakan oleh pengguna lain setelah digunakan/dinikmati oleh orang lain. Namun, jalan ini akan menimbulkan pembebanan yakni orang yang menggunakannya akan dimintai biaya.

    4. Barang/Jasa Milik Bersama

    Jenis barang atau jasa ini merupakan sesuatu yang memiliki derajat kekhususan yang rendah, tetapi tingkat kelangkaannya tinggi. Contohnya adalah penyu, karang, dan ikan di laut yang jumlahnya berkurang karena telah terjadi penangkapan, namun tidak dilakukan pembebanan biaya secara langsung terhadap orang yang memakai.

    Baca juga: Jangan Remehkan, Ini 3 Manfaat Utama Akuntansi bagi Pebisnis

    Praktik Sektor Akuntansi Sektor Publik di Indonesia

    Akuntansi sangat penting dalam lembaga publik, dengan demikian penerapan akuntansi harus dilandaskan dengan pemahaman peran akuntansi. Berikut ini hal- hal yang perlu diketahui dari praktik akuntansi di Indonesia yaitu :

    1. Praktik Pertanggungjawaban Akuntansi yang Layak

    Kebijakan pembayaran serta penghasilan dari pertanggungjawaban lembaga  sektor publik bisa dilaksanakan dengan pemenuhan otorisasi, baik dari DPR/DPRD ataupun komisaris. Walaupun terkadang, cara pemberian kuasa didapatkan dari proses demokrasi dengan cara pengambilan suara.

    2. Prinsip Bruto

    Pendapatan yang dikurangi dengan biaya yang terjadi. Hal ini harus dilaporkan kepada setiap bagian pertanggungjawaban yang terkait.

    3. Periodikal

    Semua pengeluaran harus dipertanggungjawabkan pada setiap periode, maka otorisasi pengeluaran dapat dinilai dari prestasi periode tersebut. Pengeluaran di atas dana dapat diketahui dan dikembalikan lagi kepada manajemen pertanggungjawaban.

    4. Spesifikasi

    Pengeluaran yang memiliki tujuan khusus sehingga wajib berdasarkan persetujuan DPR/DPRD atau komisaris. Dalam hal ini, pengeluaran harus ada peraturan yang memuat konsep pengecualian dengan tidak menghiraukan adanya tingkat pencapaian prestasi oleh manajamen lembaga sektor publik.

    Baca juga: Kuliah Pasti Kerja, Inilah Alasan Jurusan Akuntansi UNMAHA Jadi Pilihan Tepat

    Profesi Akuntan Sektor Publik

    Profesi akuntan dengan disiplin ilmu akuntansinya dianggap oleh Anglo Amerika dapat mempengaruhi pertumbuhan bisnis di seluruh dunia. Dahulu, negera-negara seperti Rusia dan Eropa Timur tidak terpengaruh, akan tetapi pada saat ini mengalami perubahan di bidang akuntansi.

    Secara historis, profesi akuntansi sektor publik telah dari suatu negera ke negara lain sehingga saat ini menjadi kebutuhan di setiap negara. Di antara penyebab yang mempengaruhi penyebarannya yaitu :

    • Hukum Umum : Anglo Saxon yang berasal dari Inggris yang selanjutnya diekspor ke beberapa negara seperti India, Malaysia, Kanada, Australia, Pakistan, Amerika, dan Hongkong.
    • Hukum Kode : Kontinental yang berawal dari negara- negara Eropa Kontinental.

    Keterbatasan Profesi Akuntansi

    Meski profesi akuntansi sangat dibutuhkan dan diandalkan untuk mencatat dan melaporkan setiap transaksi di suatu organisasi atau lembaga, dalam pelaksanaannya masih memiliki keterbatasan atau kelemahan. Di antara kelemahan profesi akuntasi yaitu:

    • Uang merupakan alat tukar penengah dan sumber kekayaan, sehingga akuntan dibayar untuk mengembangkan kekayaan orang lain,
    • Kelompok sosialis, dimana uang tidak berperan penting, sehingga akuntansi tidak dianggap penting.
    • Akuntansi yang sangat tergantung pada waktu dan tempat, oleh karena itu perbandingan antar organisasi menjadi lebih sulit.

    Baca juga: 4 Cara Menghitung Harga Saham Per Lembar Agar Tidak Terkecoh

    Perkembangan Profesi Akuntan Sektor Publik di Indonesia

    Kompartemen Akuntan Sektor Publik muncul saat mulai berdirinya Ikatan Akuntan Indonesia. Kompartemen ini menampung para pekerja di bidang akuntansi dan akuntan yang bekerja di organisasi/lembaga sektor publik.

    Seiring dengan perkembangan profesi akuntansi, pertumbuhan bidang akuntansi sektor publik dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu:

    • Kemampuan dan tujuan/maksud adanya kebijakan ekonomi, yang mengakibatkan aspek politik, ekonomi, sosial, budaya menjadi kuat.
    • Dalam hal pengelolaan lembaga sektor publik akan mengganti arah pertumbuhan organisasi/ lembaga di bidang akuntansi.
    • Kunci untuk memecahkan permasalahan yang ada di akuntansi sektor publik adalah penyederhanaan yang logis sehingga dapat menemukan kompleksitas bidang akuntansi sektor publik.

    Baca juga: Inilah Program Beasiswa Calon Pengusaha Universitas Mahakarya Asia

    Fenomena Terkait Akuntansi Sektor Publik

    Peristiwa dalam bidang akuntansi sektor publik yaitu adanya reformasi tata kelola pemerintahan dan organisasi sektor publik lainnya. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan di negara-negara yang lain.

    Adanya tuntutan reformasi berdampak terhadap demokratisasi pengelolaan organisasi yang melalui aspek transparansi dan akuntabilitas. Secara khusus, tuntutan tersebut lebih berkaitan dengan bidang pengelolaan keuangan publik.

    Demikian informasi terkait pengertian dan ruang lingkup akuntansi sektor publik yang telah berkembang di Indonesia. Semoga membantu dan bermanfaat bagi Anda yang ingin menambah wawasan di bidang akuntansi.

    Kepercayaan dalam akuntansi sektor publik dibangun dengan transparansi dan akurasi data. AI Powered SEO memungkinkan bisnis dan institusi meningkatkan kredibilitas mereka dengan strategi pemasaran berbasis kecerdasan buatan sehingga mampu untuk mendapat peringkat di pencarian google.

    Baca juga: Mau Jadi Pengusaha Sukses? Inilah Jurusan Kewirausahaan UNMAHA Rekomendasi Para Pengusaha

    Pilih Program Studi Akuntansi untuk Karier di Sektor Publik

    Akuntansi sektor publik memainkan peran penting dalam menjaga transparansi keuangan negara. Melalui Program Studi Akuntansi Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), mahasiswa mempelajari sistem keuangan pemerintah serta regulasi perpajakan yang menjadi dasar tata kelola yang akuntabel.

    Pendidikan di bidang akuntansi sektor publik kini lebih terjangkau. Dengan Beasiswa PBL, mahasiswa dapat menyelesaikan studi tanpa hambatan biaya, sambil tetap bekerja dan mengembangkan keahlian mereka.

    Masa depan di sektor publik dimulai dengan pendidikan yang tepat. Segera bergabung melalui PMB UNMAHA dan dapatkan kesempatan belajar di lingkungan akademik yang berkualitas. Hubungi WhatsApp PMB untuk informasi lebih lanjut. [4]

     

    akuntansi finansial keuangan UNMAHA
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Nabila ghaida zia

      Related Posts

      Selaraskan Pola Asuh dan Pendidikan, PKBM Reksonegaran Gelar Seminar Parenting

      April 28, 2026

      Universitas Janabadra Yogyakarta Kunjungi Kampus Unggul Universitas Borobudur

      April 27, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      BPDP dan AKPY-STIPER Bersinergi untuk Mendorong Inovasi dan Citra Positif Sawit Melalui Workshop UMKM

      April 24, 2026

      Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Data Pendidikan Mardiono, FKMP Desak KIP RI Buka Informasi ke Publik

      April 24, 2026

      Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Makin Moncer

      April 23, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      CGO IceKredit, Kong Chinang, bergabung dalam GrabX & AI Forward Summit di Jakarta, Mendorong Kolaborasi Tripartit untuk AI yang Bertanggung Jawab di ASEAN

      April 28, 2026

      Spesies Baru Terungkap! iCAUR Mendobrak Batas, Membawa Anda Ke Mana Saja

      April 27, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Proyek Irigasi Sulteng Diduga Asal-asalan, Aparat Diminta Usut

      April 29, 2026

      Nindya Karya Tuntaskan Proyek Irigasi Strategis 9 Kabupaten Sulteng, BWS III Palu Apresiasi

      April 29, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.