Bernas.id – Kuliah jurusan arsitektur menjadi pilihan yang tepat jika kamu tertarik dengan seni dan desain bangunan. Walaupun jurusan ini masuk ke dalam fakultas teknik, jurusan arsitektur ini memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh jurusan lain di fakultas teknik.
Bagi kamu yang tertarik dengan jurusan yang mengandalkan jiwa seni dan estetika gambar, masuk kuliah di jurusan arsitektur menjadi pilihan yang tepat. Lalu, apa itu jurusan arsitektur dan bagaimana prospek kerja serta profesi kerjanya di masa depan? Berikut ini akan dibahas secara detail dan rinci.
Baca juga: Inilah 7 Kampus Jurusan Arsitektur di Jogja 2021, Prioritas No.7!
Pengertian Arsitektur

Materi dasar yang dipelajari dari jurusan arsitektur ini yaitu merancang suatu bangunan dengan tetap mempertimbangkan aspek seni, estetika, lingkungan, serta fungsi dari bangunan tersebut. Jadi, bangunan yang memiliki hasil yang indah dan unik, hal tersebut merupakan hasil karya dan imajinasi dari seorang arsiteknya dengan baik.
Jika ingin membuat suatu proyek, biasanya seorang arsitektur ini akan bekerjasama dengan seorang teknik sipil. Hal tersebut dikarenakan seorang teknik sipil tersebut yang nantinya bertugas untuk menghitung serta merancang suatu bangunan dan desain yang sudah dipersiapkan oleh arsitek untuk menjadi bangunan yang nyata. Inilah yang dipelajari oleh mahasiswa jurusan arsitektur.
Baca juga: Bangunan Arsitektur Terbaik di Indonesia
Mata Kuliah Jurusan Arsitektur

Selain konsep dasar yang akan dipelajari, jurusan arsitektur juga akan mempelajari materi kuliah pendukung, seperti matematika teknik dan matematika arsitek. Maka dari itu, jurusan arsitektur ini masuk ke dalam fakultas teknik yang di dalamnya juga mempelajari ilmu hitung tentang teknik.
Selain itu, jurusan arsitektur juga mempelajari struktur dan konstruksi secara dasar. Walaupun dikenyataan nantinya, ilmu tersebut akan dilakukan dan diterapkan oleh seorang teknik sipil. Ilmu arsitektur ini tidak dapat dipisahkan dari matematika, seperti konsep geometri yang akan digunakan pada permodelan di komputer.
Mata kuliah di jurusan arsitektur memiliki perbedaan di setiap kampusnya, akan tetapi secara umum mempelajari hal yang sama. Beberapa di antaranya yaitu:
1. Mata Kuliah Psikologi Arsitektur
Sesuai dengan nama mata kuliahnya, jurusan arsitektur ini terdapat materi tentang psikologi yang mempelajari antara arsiitektur dengan perilaku manusia. Perilaku tersebut terkait dengan motivasi, kebutuhan, tindakan dasar manusia, dan teman-teman. Adanya mata kuliah ini bertujuan agar para mahasiswa dapat menerapkan konsep dasar psikologi yang bermanfaat untuk memahami dan menganalisis kebutuhan manusia baik di dalam maupun di luar.
Baca juga: 10 Arsitek Terbaik Indonesia yang Mendunia
2. Mata Kuliah Perancangan Arsitektur
Mata kuliah ini sangat penting dalam jurusan arsitektur. Hal ini dikarenakan ia mempelajari tahap awal yang sangat kritis terkait perancangan ruang yang lebih imajinatif, kreatif, dan inovatif. Tujuan dari mempelajari ini yaitu untuk merancang suatu ruang serta memahami pula keterkaitan antara diri manusia dengan ruang. Maka dari itu, ilmu dalam mata kuliah ini sangat penting untuk dipahami dasarnya dengan baik.
3. Mata Kuliah Tata Cahaya/Pencahayaan
Mata kuliah tata cahaya jdi jurusan arsitektur juga tidak akan ketinggalan untuk dipelajari. Hal ini berguna untuk mengoptimalkan keindahan suatu bangunan atau ruangan tertentu. Beberapa hal yang dipelajari pada mata kuliah ini yaitu dasar cahaya, warnanya, cahaya alami, distribusi cahaya, dan segala hal terkait cahaya.
Tujuan mempelajari hal tersebut yaitu agar para mahasiswa dapat merancang tata cahaya yang baik dalam interior dan eksterior, baik dengan cahaya alami atau buatan. Hal ini berguna untuk membuat nilai yang estetik dan fungsional.
4. Mata Kuliah Estetika Bentuk
Mata kuliah estiteika bentuk untuk jurusan arsitektur ini bertujuan untuk melatih kepekaan seni rupa. Dengan begitu, para mahasiswa diharapkan mampu mengintepretasikan ide dan imajinasi dalam bentuk karya visual yang komunikatif. Materi yang dipelajari di sini yaitu tentang pengungkapan ide serta imajinasi secara visual dan grafis. Dengan begitu, fungsi dan makna dari suatu karya bangunan atau ruangan dapat tersampaikan dengan baik.
Baca juga: Inilah 7 Universitas di Asia dengan Jurusan Kuliah Arsitektur Terbaik
Universitas dengan Jurusan Arsitektur Terakreditasi A
Bagi kamu yang tertarik untuk kuliah di jurusan arsitektur, beberapa universitas baik swasta ataupun negeri menawarkan dan menyediakan program studi tersebut. Akan tetapi, saat ini akan dibahas mengenai jurusan arsitektur terakreditas A yang ada di universitas negeri atau swasta di Indonesia. Beberapa di antaranya yaitu Universitas Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Yigyakarta, Institute Teknologi Bandung, Universitas Indonsia, Universitas Gadjah Mada, Universits Brawijaya, Universitas Islam Indonesia, Institut Teknologi Suarabaya, Univrsitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sriwijaya, dan sebagainya.
Sedangkan untuk universitas dengan mata kuliah unggulan dan biaya paling terjangkau ada di jurusan arsitektur Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) di Yogyakarta. Universitas ini dapat menjadi alternatif terbaik untuk memulai karir di bidang arsitektur.
Baca juga: Hobi Design Bangunan? Kembangkan Potensi di Universitas Mahakarya Asia Hingga Menjadi Arsitek Andal
Prospek Kerja Lulusan Arsitektur

Di Indonesia, jurusan arsitektur sendiri sebenarnya memiliki prospek kerja yang luas. Beberapa perusahaan pasti membutuhkan seorang arsitektur untuk mengembangkan atau membuat bangunannya. Lalu, apa sajakah prospek kerja lulusan arsitektur dibidangnya? Berikut ulasannya:
1. Arsitek
Profesi ini sangat banyak dilakukan oleh para lulusan jurusan arsitektur. Tugas dari seorang arsitek ini yaitu untuk merancang, mendesain, serta membangun bangunan atau ruangan yang sesuai dengan kebutuhan kliennya. Selain itu, ia juga dapat merenovasi, mendesain, atau merancang bangunan yang sudah ada sebelumnya untuk dimodifikasi. Beberapa pekerjaan jenis arsitektur yang sudah banyak dilakukan yaitu manajer proyek, arsitektur, arsitek senior, drafter arsitek, dan sebagainya.
2. Pengawas Penyidik Pemerintah
Pekerjaan pada profesi yang ditempuh melalui jurusan arsitektur ini bertanggung jawab untuk mengawasi dan memerikasa properti milik pemerintah, termasuk dalam membuat dan memeriksa laporan terkait. Beberapa posisi yang poluler dikalangan masyarakat yaitu inspektur, manajer aset, manajer perumahan representatif, dan sebagainya.
3. Perencanaan Perkotaan dan Wilayah
Seseorang yang bekerja di bidang ini biasanya berada di pemerintahan serta bertugas untuk merencanakan penggunaan lahan yang ada di kota atau kabupaten. Selain itu, profesi untuk jurusan arsitektur ini juga bertanggung jawab untuk merencanakan keseluruhan proyek seperti kelayakan, efektivitas biaya, kesesuaian peraturan, dan beragam alternative lain. Beberapa posisi yang terkenal yaitu direktur perencanaan/perencana kota, analis perumahan, dan lain-lain.
Baca juga: Hunian Eksklusif DP Cuma 5%, Angsuran Rp1 Jutaan!
Kesimpulan
Jurusan arsitektur memang memiliki daya unik yang tidak dimiliki oleh jurusan lain di fakultas teknik. Arsitekur ini juga mempelajari ilmu seni dan estetika di samping ilmu teknik lainnya. Selalin itu, kuliah arsitektur ini juga harus memiliki beberapa kemampuan di antaranya detail, sabar, dan kreatif. Selain itu beberapa alat atau bahan pun harus disediakan guna menunjang tugas-tugas selama kuliah jurusan arsitektur berlansung. Kemudian, beragam prospek kerja pun sangat popular serta dibutuhkan oleh perusahaan atau pemerintahan.
