JAKARTA, BERNAS.ID – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 merilis kembali data harian Covid-19 pada hari ini, Jumat (23/7) dengan penambahan kasus terkonfirmasi positif di angka 49.071 pasien. Perlahan, kasus harian positif Corona ini kembali naik setelah pekan lalu mencapai rekornya di hari Kamis (15/7) dengan total 56 ribu lebih kasus baru dan menurun di tiga hari berikutnya.
Selain itu, jumlah kasus meninggal kembali mencatatkan rekornya hari ini dengan total 1.566 pasien. Sehingga, hingga hari ini tercatat 80.598 total pasien meninggal terkonfirmasi Covid selama pandemi berlangsung di Tanah Air.
Sampai hari ini, tercatat 3.082.410 total kasus terkonfirmasi terinfeksi virus Covid-19 dan 2.431.911 kasus diantaranya telah dinyatakan sembuh. Sementara itu, sebanyak 569.901 kasus aktif tengah menjalani perawatan di rumah sakit ataupun dengan isolasi mandiri.
Baca juga: Sultan Ngotot DIY Telah Lampaui Target Testing Covid
Lebih lanjut, positivity rate (rasio positif) Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 24,25 persen yang berarti 5 kali lipat dari standar Badan Kesehatan Dunia (WHO). Dalam hal ini, WHO telah menetapkan ambang batas maksimal rasio positif sebesar 5 persen.
Menyikapi paparan data kasus Covid di Indonesia, epidemiolog Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman, menyarankan pemerintah untuk tidak melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang nantinya akan berakhir pada tanggal 25 Juli. Dicky beralasan, penambahan kasus baru serta rasio positif Covid-19 masih tinggi.
“Ini kita sedang fase tinggi-tingginya, transmisi atau laju penularan kita. Sehingga, pengetatan juga harus dilakukan bahkan ditingkatkan,” kata Dicky sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat (23/7).
Baca juga: Target Tes Covid Meleset, Kemenkes: Tanggung Jawab Daerah!
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan PPKM Level 4 sebagai lanjutan dari PPKM Darurat di sejumlah wilayah terdampak Covid-19. Presiden Jokowi juga mengatakan akan membuka PPKM secara betahap mulai 26 Juli jika kasus Covid-19 menurun.
“Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap,” kata Presiden Jokowi, Selasa (20/7).
