Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Kapolres Morowali Utara Letakkan Batu Polsubsektor Petasia Barat Resmi

    April 30, 2026

    Penuhi Kebutuhan Iduladha 1447 H, Perumda Dharma Jaya Targetkan Penyediaan 900 Ekor Sapi

    April 30, 2026

    Akses Layanan JKN di Kantor Cabang Yogyakarta, Siswati : Cepat dan Tanggap

    April 30, 2026

    Sakit Saat di Luar Kota, Nenek Heru Tetap Terlindungi JKN

    April 30, 2026

    ILASPP 2026 di Manado Resmi Ditutup

    April 30, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Finance»Apa Kata Tiga Kandidat Ketum IAI soal Etika Arsitek dalam Berprofesi?
    Finance

    Apa Kata Tiga Kandidat Ketum IAI soal Etika Arsitek dalam Berprofesi?

    Veronika YasintaBy Veronika YasintaSeptember 20, 2021Updated:September 27, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    BERNAS.ID – Rangkaian pemilihan Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) 2021-2024 telah memasuki tahap sosialisasi, dengan tiga orang kandidat. Mereka adalah Achmad Saifudin Mutaqi, Gregorius Budi Yulianto, dan I Ketut Rana Wiarcha.

    Dalam kegiatan Visioning Tiga Kandidat Ketua Umum IAI 2021-2024 yang digelar virtual, mereka mencoba untuk menyampaikan pemikiran untuk menjawab tantangan sekaligus tanggung jawab sebagai Ketum IAI di era baru arsitek Indonesia.

    Pembahasan awal berkenaan dengan etika arsitek dalam praktik berprofesi. Seperti diketahui, arsitek harus mematuhi hukum dan tunduk pada kode etik dan kaidah tata laku profesi.

    Baca Juga: 3 Hal Seputar Pemilihan Bakal Calon Ketua Umum IAI Periode 2021-2024

    Namun, masih ada juga yang melanggar, bahkan bertindak ceroboh hingga mencemarkan integritas dan kepentingan profesi.

    Menurut Ahmad, etika merupakan norma moral tertinggi dalam praktik berprofesi. Seorang arsitek dapat dikatakan melanggar atau tidak melanggar bisa ditentukan melalui mekanisme yang telah disepakati, yakni melalui Majelis Kehormatan IAI.

    “Saya kira itulah kenapa organisasi profesi seperti IAI tentu harus menjaga ini. Kita ke depan mengedepankan praktik ini yang berkeadaban,” ujarnya, dalam acara tersebut pada Sabtu (18/9/2021) yang digelar di Bandung.

    Arsitek memang tidak boleh mempromosikan diri, tapi asosiasi bisa menyelenggarakan program-program, seperti sayembara, untuk menunjukkan kemampuan para arsitek.

    “Itulah pentingnya organisasi ini hadir di tengah-tengah masyarakat. Saya kira, arsitek itu milik kita semua,” katanya.

    Sebagai yang paling muda di antara kandidat lainnya, Gregorius Budi Yulianto menilai perlunya peninjauan kembali buku kode etik arsitek yang telah berumur belasan tahun, apalagi dengan munculnya digitalisasi.

    Meski demikian, dia menilai etika menjadi yang tertinggi dalam berprofesi. Gregorius juga menyoroti tentang isu copy paste di kalangan arsitektur.

    “Nothing new beneath the sun. Namun saya rasa memang upaya untuk memplagiat itu tidak hanya terhadap karya orang lain, bahkan karya sendiri yang tidak jadi dipakai itu bisa dipakai ulang,” jelasnya.

    Baca Juga: Tiga Kandidat Caketum Ditetapkan, IAI Harap Partisipasi Pemilih Meningkat

    Ia mengajak kaum milenial sebagai generasi penerus di asosiasi profesi untuk merumuskan kembali tafsiran dari buku kode etik dengan melibat tokoh-tokoh senior.

    Sementara itu, kandidat Ketum IAI 2021-2024 I Ketut Rana Wiarcha menuturkan etika merupakan landasan mutlak dari profesi apapun di dunia. Sebagai profesi, dasar kaidah norma adalah beretika.

    “Beretika dalam berprofesi adalah keniscayaan,” ucapnya.

    Dia masih kerap menjumpai iklan-iklan arsitek yang tersebar di sejumlah kota di Tanah Air. Menurutnya, hal itu merupakan tamparan bagi kesejawatan. Arsitek harus menunjukkan kemampuannya melalui karya terbaik, bukan dengan cara seperti berdagang.

    Peran IAI dalam menunjukkan karya terbaik itu bisa dilakukan melakukan berbagai media, seperti menyelenggarakan pameran bersama. Dengan begitu, karya-karya arsitek terhebat dari pelosok hingga kota dapat dikenal oleh masyarakat.

    “Menyampaikan karya terbaiknya itu dengan tidak berdagang. Biarkan calon klien atau memberi tugas yang menilai, jadi menggunakan cara elegan dan bijaksana,” katanya.

    “Memang betul media sosial merasuki kehidupan. Ini adalah ladang untuk memajang karya. Kita harus mengukur apakah ini masih dalam tatanan berdagang atau informasi sifatnya,” imbuhnya.

    Baca Juga: Membangun Rumah Keadaban Praktik Arsitek ala Kandidat Ketum IAI Ahmad Saifudin Mutaqi

    Sesudah melewati pemilihan bakal calon Ketum IAI 2021-2024 melalui e-vote tahap 1, kini anggota IAI mulai bersiap untuk menyumbangkan suaranya melalui e-vote 2 pada 25-28 Oktober 2021. E-vote dilakukan melalui nomor WhatsApp IAI Interaktif

    Setelah Bandung, kegiatan visioning dari para kandidat akan dilanjutkan di Yogyakarta dan Bali, sesuai dengan daerah asal tiga kandidat. 

    Nantinya, Ketua IAI 2021-2024 akan ditetapkan pada Munas XVI IAI di Bali yang digelar pada 27-29 Oktober 2021, bertajuk Menuju Paradigma Baru Arsitek Indonesia.

    arsitektur etika arsitek IAI Interaktif Ikatan Arsitek Indonesia Ketua IAI pemilihan ketua umum IAI
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Veronika Yasinta

      Related Posts

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026

      Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi

      April 18, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      Global Home Carnival Louvre Furnishings Group Semakin Diminati, Memadukan Perdagangan, Budaya, dan Promosi Liburan

      April 29, 2026

      CGO IceKredit, Kong Chinang, bergabung dalam GrabX & AI Forward Summit di Jakarta, Mendorong Kolaborasi Tripartit untuk AI yang Bertanggung Jawab di ASEAN

      April 28, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Kapolres Morowali Utara Letakkan Batu Polsubsektor Petasia Barat Resmi

      April 30, 2026

      Penuhi Kebutuhan Iduladha 1447 H, Perumda Dharma Jaya Targetkan Penyediaan 900 Ekor Sapi

      April 30, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.