JAKARTA, BERNAS.ID – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta merupakan salah satu program penugasan khusus dari Presiden Jokowi pada tahun 2022.
Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2021 tentang percepatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur untuk mendukung penyelenggaraan acara internasional di Bali, DKI Jakarta, NTB, dan NTT.
“Untuk renovasi Taman Mini Indonesia Indah anggarannya senilai Rp 1.136 triliun untuk sejumlah penanganan,” ujar Basuki dikutip dari laman resmi BUMN, Kamis (27/01/2022).
Baca juga: 80 Seniman Berikan Sajian Khas Sleman di TMII
Pengerjaan revitalisasi TMII ini di antaranya penanganan jalan kawasan TMII, penataan area gerbang utama, renovasi Joglo (Sasono Utomo, Sasono Langen Budoyo, Sasono Adiguno).
Kemudian, renovasi museum, penataan lanskap pulau-pulau di Danau Archipelago, renovasi museum Theater Garuda, Museum Telkom dan Keong Mas, struktur parkir (elevated), serta revitalisasi Danau Archipelago.
Baca juga: Museum Adityawarman, Taman Mini-nya Sumatera Barat
Sementara itu, Menteri Sekretariat Negara Pratikno mengharapkan TMII bisa menjadi destinasi yang inklusif serta bisa dijangkau oleh semua masyarakat Indonesia.
“Keindahan lanskap dan atraksi destinasi di TMII karena revitalisasi ini semoga tetap bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin TMII menjadi destinasi yang inklusif,” terangnya.
Sedangkan menurut Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) Edy Setijono, revitalisasi ini dilakukan untuk mengembalikan marwah TMII seperti sediakala sekaligus mendukung penyelenggaraan Presidensi G20 2022.
“Renovasi ini dilakukan untuk mengembalikan marwah seperti sediakala. Seperti proporsi ruang terbuka hijau dengan bangunan yang dulu 70 banding 30 persen, saat ini kebalikannya,” tandasnya. (den)