BERNAS. ID – Pekerja keras dan rendah hati, itulah gambaran mengenai gelandang Chelsea asal Prancis , N’golo Kante. Namanya sudah tak asing lagi sebagai pemain sepak bola profesional yang banyak mengoleksi banyak gelar, baik kompetisi level klub hingga negara, sudah pernah ia raih.
Bagaimana perjalanan karir seorang Nglo Kante yang dulu hanya seorang pemulung, kini sukses berkarir di sepak bola. Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Baca juga: Romelu Lukaku, Prestasi dan Perjalanan Karir Sang Bomber Chelsea
Daftar Isi :
- Tentang N’golo Kante
- Masa Kecil Kante
- Mimpinya dari Kemenangan Prancis 1998
- Tekad Kuat Sebagai Pesepakbola
- Masuk Ke Skuad Leicester City
- Gemilang di Chelsea
- Gelandang Masa Depan Timnas Prancis
Tentang N’golo Kante
Nama Lengkap : N’golo Kante
Tempat Lahir : Rueil Malmaison, Paris, Perancis
Tanggal Lahir : 29 Maret 1991
Kebangsaan : Prancis
Agama : Islam
Klub Saat Ini: Chelsea
Nomor Punggung dan Posisi Bermain : – 7 Gelandang
Tinggi Badan : 168 cm
Nama Instagram: @nglkante
Baca juga: Ederson Moraes, Kiper Andalan The Citizen di Bawah Mistar Gawang
Masa Kecil
N’golo Kante lahir dari orang orang tua imigran asal Mali pada 29 Maret 1991 di Paris Perancis. Kedatangan orang tuanya ke Prancis untuk mencari kehidupan yang layak di daratan Eropa pada tahun 1980 an. Kante sudah ditinggal sang ayah sejak usia nya masih 11 tahun.
Setelah kepergian ayahnya, Kante hanya hidup bersama ibunya. Kante kecil tahu betul nilai sebuah kerja keras dalam kehidupan.
Tumbuh di Rueil Malmaison, yaitu daerah sub-urban kecil dan padat di kota Paris. Daerah ini dikenal sebagai tempat para pekerja kasar.
Masa kecil Kante dihabiskan dengan menjadi pemulung. Hari harinya, ia isi dengan mengumpulkan ‘limbah’ atau sampah dari wisatawan yang berkunjung ke Perancis.
Kante sadar, pekerjaannya tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Saat itu Kante memiliki impian tinggi, ia akan bersedia untuk bekerja keras agar mampu membebaskan keluarganya dari garis kemiskinan.
Baca juga: Ruben Dias Back Tangguh Manchester City, Peraih Footballer of the Year 2021
Mimpinya dari Kemenangan Prancis 1998
Kehidupan keluarga Kante yang kurang mampu membuatnya lebih ingin bekerja ketimbang hanya menonton pertandingan sepak bola. Ia hanya menyaksikan pertandingan sepakbola ketika ada bar atau cafe yang mempertontonkan pertandingan sepak bola di televisi.
Sampai pada akhirnya Piala Dunia 1998 memberinya kesan tersendiri. Kante mulai belajar arti dari sepak bola, timnas Perancis kala itu benar-benar membuatnya takjub.
Terasa spesial bagi Kante karena skuat Prancis saat itu diisi oleh nama-nama imigran seperti Zinedine Zidane, Lilian Thuram, dan Patrick Vieira. Pasca Piala Dunia 1998, Kante yang kala itu masih berusia 8 tahun benar-benar ingin mengejar mimpinya menjadi pemain sepakbola.
Ia bertekad bergabung dengan akademi JS Suresnes di pinggiran barat Paris. Setelah masuk ke akademi itu, Kante menjadi sosok paling menonjol dalam tim.
Baca juga: Jack Grealish, Pesepakbola Mahal The Citizen Musim Ini
Tekad Kuat Sebagai Pesepakbola
Datang di akademi, banyak yang meragukan kapasitasnya, dengan perawakan yang kecil apakah Kante bisa bertahan selama 90 menit. Gunjingan yang ditujukan tersebut justru menjadi tantangan tersendiri baginya.
Ia terus belajar bekerja keras bagaimana cara menjadi gelandang yang baik dengan bermodalkan tubuh kecil. Hari demi hari kemampuan sepak bola Kante berkembang bersama akademi itu.
Beberapa piala pun berhasil dipersembahkan oleh N’Golo Kante. Setelah menghabiskan 4 tahun bersama akademi pertamanya itu, bersama manajer Pierre Ville, Kante diangkat masuk dalam jajaran pemain muda yang ikut melatih anak-anak yang berusia lebih muda darinya.
Dari situlah Kante mulai mendapat pundi-pundi uang. Hingga pada akhirnya ia melanjutkan karir profesional sepakbolanya pada 2010 hingga 2012, dengan bergabung klub Boulogne.
Kompetensi yang dimilikinya berhasil mengesankan pelatih Boulogne, Durand. Setelah sukses bersama Boulogne, di tahun 2013 ia memperkuat klub Caen hingga pada akhirnya diadopsi klub Premier League, Leicester City pada tahun 2015.
Baca juga: Virgil Van Dijk, Karir Bek Peraih Gelar Pesepakbola Terbaik Eropa
Masuk Ke Skuad Leicester City
Kedatanganya ke Leicester kala itu dibawa oleh pemandu bakat Leicester City, Steve Walsh pada tanggal 3 Agustus 2015. Di sana Kante benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang hebat, bersama Riyad Mahrez, dan Harry Maguire yang menjadi bagian dari musim ajaib Leicester City.
Selain gelar juara Liga Primer yang ditorehkan bersama Leicester, Kante juga juga masuk dalam susunan PFA Team of the Year. Bicara soal pengembangan karir, Kante menganggap Leicester City sangat berjasa baginya. Setelah hanya semusim dan tampil 40 kali serta cetak 1 gol bagi The Foxes, nama Kante masuk bursa belanja Chelsea.
Dengan mahar 32 juta Poundsterling atau sekitar Rp 560 Miliar tebusan Chelsea itu sukses mengamankan jasanya pada bursa transfer musim 2015/ 16.
Baca juga: Karir Sepak Bola Sadio Mane, Seorang Anak Imam Masjid
Karir Gemilang di Chelsea
Musim pertama berseragam The Blues, Kante mampu melalui dengan gemilang. Di bawah asuhan Antonio Conte kala itu, ia langsung menjadi pilihan utama sejak debutnya pada 15 Agustus 2016 kontra West Ham United.
Ia menutup musim perdana dengan berhasil mencetak 2 gol dari 41 laga di semua ajang. Kualitas yang menawan bersama Chelsea membawanya kembali menjadi kampiun Liga Primer Inggris di musim 2016/17.
Adapun Kante sejauh ini bersama Chelsea sudah mengoleksi empat trofi. Rincian trofi N’Golo Kante bersama Chelsea antara, yaitu Premier League 2016-2017, Piala FA 2017-2018, Liga Europa 2018-2019, dan terbaru Liga Champions 2020/ 21.
Baca juga: Mohamed Salah, Karir Gemilang Bintang Liverpool dari Mesir
Gelandang Masa Depan Timnas Prancis
Sementara di level internasional, sejak debutnya bersama timnas Prancis pada 25 maret 2016 melawan Belanda, puncak karir N’Golo Kante kala berseragam Lues Blues adalah Piala Dunia 2018.
Bersama Paul Pogba dan teman-temannya Kante sukses membawa Prancis menjadi kampiun piala dunia dengan menundukkan Kroasia 4 – 2 di laga final.
Kini, Kante menjadi salah satu gelandang terbaik timnas Prancis. Sosoknya yang rendah hati serta kerja kerasnya di atas lapangan, berhasil membuat Kante perlahan mewujudkan impian masa kecil, yaitu mengangkat derajat keluarganya dengan sepak bola.
Meski memiliki gaji fantastis saat bergabung dengan Chelsea,akan tetapi Kante tetap menunjukkan sikap rendah hatinya. Hal ini ditunjukan setiap pergi latihan, ia selalu menggunakan mini cooper sederhana nya untuk menuju ke kamp latihan Chelsea.
Baca juga: Mengenal Cristiano Ronaldo, Inilah Karir Cemerlang dan Prestasi Sepak Bolanya
