Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Jelang Idul Adha, Fapet UGM Kenalkan Gama Abilawa Portable Restraining Box untuk Hewan Kurban

    May 18, 2026

    Chicken Crush Kembali Gelar Push Bike Championship Vol 2, Peserta Melonjak Hingga Dua Kali Lipat

    May 18, 2026

    Ada Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Anak di Kasus Daycare Little Aresha Jogja menurut Komnas HAM

    May 18, 2026

    Pelebaran Jalan Tolai-Sausu Masuki Tahap Pengaspalan

    May 18, 2026

    Asosiasi Dosen Indonesia Komitmen Memperjuangkan Gaji Dosen Minimal 2 Kali UMP

    May 18, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Finance»Omicron Pengaruhi Pemulihan Bisnis di Indonesia dan Memunculkan Tren Hybrid
    Finance

    Omicron Pengaruhi Pemulihan Bisnis di Indonesia dan Memunculkan Tren Hybrid

    AnggrainiBy AnggrainiMarch 28, 2022Updated:September 28, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Memasuki tahun ketiga pandemi, pemulihan ekonomi masih berlangsung di tengah munculnya varian Omicron yang terus memengaruhi kegiatan para pelaku usaha. Berdasarkan studi dari Meta yang bertajuk Laporan Kondisi Bisnis Kecil dan Menengah 2022 20 persen dari bisnis yang disurvei secara global melaporkan bahwa bisnis mereka tutup.

    Angka ini 3 persen lebih tinggi dibandingkan dengan Juli 2021. Data ini merepresentasikan sedikit kenaikan dibandingkan dengan fluktuasi sebelumnya sejak Meta memulai survei terhadap bisnis kecil dan menengah secara global pada 2020 dan bisa menjadi refleksi dari dampak gelombang varian Omicron.

    Berdasarkan data tertulis yang diperoleh Bernas.id – mayoritas bisnis kecil dan menengah atau pelaku UKM di Asia Pasifik melaporkan bahwa mereka terlibat dalam aktivitas yang mampu menghasilkan pemasukkan, salah satu negara yang memimpin dalam hal ini adalah Indonesia (86%), di saat banyak pelaku usaha di Amerika Utara menghentikan bisnis mereka, 

    Namun, lebih dari separuh bisnis yang disurvei di Indonesia mengindikasikan bahwa angka penjualan mereka relatif menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Sebagai dampak dari permintaan yang menurun, sekitar 40 persen bisnis kecil dan menengah di Asia Pasifik melaporkan bahwa mereka juga telah mengurangi jumlah karyawan/pekerja.

    Banyak bisnis meraih kesuksesan ketika beralih ke ranah online. Di Asia Pasifik, hampir separuh dari bisnis kecil dan menengah yang beroperasi dan memanfaatkan Facebook melaporkan bahwa setidaknya 25% penjualan mereka terjadi di ranah digital selama sebulan terakhir.

    Baca juga: Program Patenpreneur dari Kementrian Koperasi dan UKM Resmi Dibuka

    Metode Riset

    Data tersebut didapatkan dari sebuah riset yang mensurvei hampir 24.000 pelaku bisnis kecil dan menengah di 30 negara dan wilayah, yang dilakukan pada Januari 2022,

    Lebih lanjut, laporan yang diperoleh tim Bernas.id atas survei ini juga menunjukkan bahwa 22% pelaku UKM di Indonesia yang beroperasi dan memanfaatkan aplikasi Facebook melaporkan bahwa penjualan mereka pada bulan lalu lebih tinggi dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

    Survei ini juga memperlihatkan bahwa bisnis kecil dan menengah kini semakin berfokus untuk membuka kembali toko atau gerai fisik mereka, sembari tetap menjalankan operasional di ranah digital. 

    Ranah digital dirasa memiliki peran besar untuk mendongkrak penjualan di masa penuh tantangan seperti saat ini. Di Indonesia, 47% bisnis kecil dan menengah yang beroperasi dan memanfaatkan Facebook melaporkan bahwa setidaknya 25% penjualan mereka terjadi di ranah digital selama sebulan terakhir.

    Sementara itu pada skala global, sekitar 25% pelaku UKM yang disurvei saat ini hanya menjalankan bisnis di ranah digital, sedangkan hanya 10% yang berniat untuk tetap menjalankan bisnis di ranah digital saat pandemi berakhir. Sebaliknya, 39% dari mereka mengatakan berniat untuk melakukan hanya atau sebagian besar operasional bisnis secara tatap muka, dan tren ini meningkat sebesar 8 persen sejak Juli 2021.

    Mayoritas bisnis kecil dan menengah berniat untuk menjalankan operasional fisik dan digital secara bersamaan, dengan sekitar 69% bisnis kecil dan menengah berencana untuk melakukan hal tersebut. Serupa dengan hal itu, 40% bisnis kecil dan menengah mengharapkan konsep kerja hybrid dapat dilakukan pada masa mendatang, yang mana proporsi dalam hal ini mengalami peningkatan bagi bisnis kecil dan menengah yang lebih besar ketimbang bisnis-bisnis yang lebih kecil.

    Bisnis kecil dan menengah di kawasan Asia Pasifik memperlihatkan optimisme yang lebih tinggi ketimbang rata-rata global – di Indonesia, 36 persen bisnis kecil dan menengah yang beroperasi dan memanfaatkan Facebook mengatakan bahwa mereka merasa percaya diri terhadap kapabilitas mereka untuk tetap beroperasi setidaknya selama 12 bulan kedepan, jika situasi saat ini terus berlanjut.

    Namun secara global, hanya 12% bisnis kecil dan menengah yang memprediksikan tidak akan menghadapi tantangan apapun dalam waktu dekat. Menurunnya permintaan dan arus kas masih disebutkan sebagai salah satu tantangan besar yang dihadapi bisnis kecil dan menengah.

    Bisnis Pandemi UKM
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Anggraini

      Related Posts

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026

      Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi

      April 18, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      Huayan Robotics Memamerkan Solusi Pengelasan dan Otomatisasi di METALTECH & AUTOMEX 2026

      May 14, 2026

      Huayan Robotics Memamerkan Solusi Pengelasan dan Otomatisasi di METALTECH & AUTOMEX 2026

      May 14, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Chicken Crush Kembali Gelar Push Bike Championship Vol 2, Peserta Melonjak Hingga Dua Kali Lipat

      May 18, 2026

      Pelebaran Jalan Tolai-Sausu Masuki Tahap Pengaspalan

      May 18, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.