YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Umat Katholik di Yogyakarta dan di manapun diajak untuk mengobarkan belarasa yang terwujud dalam bentuk empati kepada orang yang membutuhkan dalam perayaan Paskah tahun ini. Rasa empati kepada sesama diharapkan menjadi sikap yang terpatri untuk mewujudkan kerajaan Tuhan di dunia.
Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Paskah 2022 Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Emmelia Ratnawati. Ia menjelaskan, pada paskah tahun ini pihaknya mengangkat tema Berempati, Terlibat, dan Maju Bersama dalam Iman akan Kristus yang Bangkit.
“Tema ini secara umum dilatarbelakangi oleh pandemi COVID-19 yang masih dirasakan,” ujarnya, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Pemerintah: Jumat Agung Dilaksanakan di Rumah, Bentuk Nyata Penerapan PSBB
Ia menjelaskan, dalam Surat Gembala Prapaskah Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) dengan tajuk Tinggal dalam Kristus, Berbelarasa, dan Berpengharapan, juga dinyatakan bahwa umat Katholik harus mewujudnyatakan gerakan Aksi Puasa Pembangunan (APP) dengan bermatiraga, berpantang, berpuasa, dan beramal kasih.
“Momentum Paskah ini juga waktu untuk bersama-sama berhimpun dan saling menguatkan, dengan menyangkal diri, menyisihkan daya, karya, tenaga, hati untuk melayani sesama dan ambil bagian dalam mewujudkan pemulihan kehidupan pascapandemi,” sambung dia.
Baca juga: Libur Paskah, Banyak Film Kristiani Hadir Di Bioskop
Pekan suci Paskah diawali dengan perayaan misa Minggu Palma yang dirayakan pada 10 April 2022 lalu. Kemudian umat Katholik merayakan Kamis Putih yang jatuh pada Kamis (14/4/2022), dan disambung peringatan wafatnya Yesus ditandai dengan misa Jumat Agung kemarin, sampai puncak kebangkitannya pada Minggu Paskah besok.
Emmelia menambahkan, persiapan Paskah di gereja itu telah dilakukan jauh hari. Pihaknya tetap menekankan penegakan protokol kesehatan dalam perayaan Paskah tahun ini dengan melakukan pembatasan pada ibadah misa. Setiap perayaan misa juga dilakukan sebanyak tiga kali guna memberikan ruang yang memadai untuk jaga jarak.
“Jumlah umat terbatas, awalnya 611 namun karena antusias umat maka kami tambah menjadi 750 kursi,” imbuhnya. (den)
