BERNAS.ID – Presiden Amerika Serikat belum berencana berkunjung ke Ukraina meski Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky telah mengundangnya. Kabar kepastian tersebut disampaikan Gedung Putih, Senin (18/4/2022).
Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki mengatakan, undangan Presiden Zelensky ke Ukraina untuk mengajak Presiden Joe Biden melihat keadaan Ukraina di tengah agresi Rusia. “Biarkan saya menjelaskan itu, tidak ada rencana presiden akan pergi,” kata Senin (18/4/2022), seperti dilansir AFP.
Baca Juga Kyiv Atau Kiev, Bagaimana Ejaan Ibukota Ukraina Yang Benar?
Meski belum ada rencana kunjungan, Jen mengatakan Pemerintah AS akan mengirim pejabat lain ke Ukraina, seperti Menteri Luar Negeri, Antony Blinken, atau Menteri Pertahanan, Lloyd Austin. Ia juga mengonfirmasi kemungkinan dibukanya Kedutaan Besar AS di Kyiv, meski tidak membeberkan waktu pastinya.
“Itu tentu saja tujuan kami. Sangat jelas memiliki kehadiran diplomatik di sana sangat penting,” ujarnya.
Baca Juga Sejarah Krimea Yang Selalu Disebut-Sebut Dalam Perang Ukraina Vs Rusia
Sebelumnya, Zelensky berharap Biden bisa datang ke Kyiv demi menunjukkan dukungan kepada Ukraina. “Saya pikir dia pemimpin Amerika Serikat, dan maka dari itu dia harus datang ke sini untuk melihat,” kata Zelensky, Minggu (18/4/2022).
Zelensky meyakini Presiden Biden bakal berkunjung ke Kyiv. Namun, ia menyampaikan segala keputusan ada pada Biden dan keamanan situasi di Ukraina.
Beberapa pemimpin Eropa telah berkunjung ke Kyiv dan bertemu Zelensky seperti Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, Perdana Menteri Polandia, Mateusz Morawiecki, dan Perdana Menteri Ceko, Petr Fiala. (jat)
