YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Seorang pria warga Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta berinisial JN (53) meninggal dunia setelah bermain tenis meja, Selasa (16/8/2022) pagi. JN diduga kelelahan hingga kesulitan bernapas setelah bermain tenis meja.
Kronologi kejadian itu bermula ketika korban pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB bermain tenis meja di camp Persatuan Tenis Meja Garuda Perkasa, yang terletak di Utara Masjid Taqwa Suronatan, Ngampilan.
“Korban dan saksi D dan R bermain pingpong (tenis meja) yang bertujuan mencari keringat bersama warga Suronatan. Kemudian setelah bermain pingpong korban istirahat duduk di kursi selatan meja pingpong sambil bernapas ngos-ngosan,” kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharjo, Selasa (16/8/2022).
Baca juga: Pekerja Laundry Ditemukan Meninggal Dunia Di Dalam Kamarnya
Selanjutnya, saksi D dan R memberikan air minum kepada korban. Korban saat itu duduk di kursi yang tak jauh dari arena tenis meja.
“Tiba-tiba korban jatuh dari kursi dan tidak bernapas lagi,” jelasnya.
Baca juga: Ada Mayat Suratman Di Sungai Tritis Temanggung, Polisi Ungkap Penyebabnya
Pihak kepolisian yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan tenaga medis.
Setelah pihak Puskesmas memeriksa kondisi JN, ternyata dipastikan bahwa JN sudah tidak bernyawa lagi.
“Menurut keluarga korban , sebelumnya korban merasa masuk angin dan mempunyai riwayat penyakit Asam Lambung dan hasil pemeriksaan dari dokter puskesmas ngampilan korban dinyatakan meninggal dunia karena sakit,” jelas Timbul.
Sabagai informasi, pengamanan TKP dilakukan oleh jajaran Polsek Ngampilan dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngampilan.
Pihak keluarga korban pun telah mengetahui kejadian tersebut. (den)
