MALAYSIA, BERNAS.ID – Malaysia dikabarkan tertarik belajar aturan ganja dari Thailand. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Thailand, Anutin Charnvirakul saat bertemu dengan Duta Besar Malaysia untuk Thailand, HE Dato Jojie Samuel.
Dilaporkan Bangkok Post, Charnvirakul menyebut Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin menyuarakan ketertarikannya mempelajari aturan ganja Thailand dalam pertemuan di Majelis Kesehatan Dunia ke-75 pada Mei lalu.
Dalam waktu dekat, akan dilakukan kunjungan Menteri Kesehatan Jamaluddin ke Thailand untuk menghadiri Konferensi Tingkat-Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).
Baca Juga Militer Rusia Latihan Tembak Rudal Nuklir
Saat itu, Charnvirakul mengatakan akan berencana mengajak Jamaluddin ke tur medis marijuana. Tujuannya, agar Jamaluddin bisa mempelajari ekstraksi ganja dan tanaman itu untuk kesehatan.
“Jika Malaysia bergabung dengan Thailand dan melegalkan ganja untuk penggunaan media, meski tetangga kami memiliki hukum narkotika yang lebih keras ketimbang Thailand, saya percaya itu menunjukkan kesuksesan kita melibatkan tanaman tersebut ke dalam sistem medis kita,” tutur Charnvirakul, Jumat (19/8).
Charnvirakul juga menegaskan Pemerintah Thailand tak mengizinkan penggunaan ganja untuk rekreasi. Ia juga mengklaim jumlah pasien yang dibawa ke rumah sakit karena penyakit terkait ganja sudah turun.
“Ini menunjukkan lebih banyak orang mengetahui cara sesuai untuk menggunakan ganja. Mulai saat ini, staf medis secara terbuka dapat memberikan obat berbahan ganja dan pasien dapat mengandalkan pengobatan ganja dengan aman,” bebernya.
Baca Juga Penembakan Dan Ledakan Bom Mewarnai Pilpres Filipina
Saat ini, Thailand menjadi negara pertama di Asia yang mengizinkan penggunaan ganja untuk medis dan industri.Badan pangan dan obat-obatan Thailand tak lagi memasukkan ganja ke dalam daftar narkotika dengan melarang merokok ganja di publik, pun membatasi siapa saja yang diizinkan membeli ganja. (jat)
