BERNAS.ID Selarung rekam jejak humanisme Jawa tidak lepas dari daya kreatif serta kegeniusan para leluhurnya “Generasi yang mengabaikan sejarah tidak memiliki masa lalu dan tidak memiliki masa depan. Bagai daun yang tidak tahu bahwa dia bagian pohon” demikian kata mutiara yang berkembang di masyarakat. Orang tua selalu menasehati kita untuk menghormati leluhur.
Berawal dari interaksi sosial dalam komunitas trah Ratu Kalinyamat dan trah Brawijaya V Majapahit. Atas pengalaman penggalian ilmu di pondok pesantren. studi banding, dan pengalaman batin Bapak Aris demikian panggilan populernya merutinkan komunitas tersebut untuk silaturahmi dan bersantap bersama. Bapak Aris asal Jepara yang bernama asli Ristanto adalah sarjana seni rupa dan istrinya sarjana akuntansi adalah pengusaha rumah makan padang di Bantul.
Pengajian Dzikir Makrifat yang rutin beliau adakan setiap hari Jumat jam 4 sore di makam Raden Ayu Talak Bronto Sudimoro, Imogiri km 8 Bantul. Seperti Ramadhan ini beberapa pengurus Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) bersilaturahmi bergabung mengikuti pengajian dan berdiskusi tentang sejarah Majapahit hingga Demak. Sembari menyampaikan salam dari ketua pusat PW MOI Drs KPH Jusuf Rizal SH, SE, M.Si. Acara berlangsung lancar dan diakhiri dengan berbuka bersama.
Kerajaan majapahit pernah menjadi kemaharajaan besar dalam sejarah Nusantara. Termasyhur sebagai ahli pertahanan kekuatan tanah Jawa. Majapahit memiliki susunan pemerintahan dan susunan birokrasi yang teratur. Dianggap sebagai replika dari jagat raya dan raja majapahit dianggap penjelmaan dewa di dunia memegang otoritas politik tertinggi. Prabu Brawijaya penguasa terakhirnya. Ratu Kalinyamat adalah putri dari pangeran Trenggono raja Demak dan cucu dari Raden Patah salah satu putera Brawijaya V dari kerajaan Majapahit. Beliau dinobatkan menjadi pahlawan nasional.
Tradisi ziarah kubur yang berkembang di pulau Jawa membuktikan bahwa hubungan baik kita tetap terjalin dengan leluhur. Sebagai generasi bangsa perlu mengetahui bagaimana sejarah teori asal usul leluhur kita, agar kita bisa belajar banyak hal tentang perkembangan corak hidup leluhur bangsa kita dan warisan prinsip-prinsip hidup leluhur yang dapat kita teladani.
Menurut Bapak Aris “Toqorruban Ilallah adalah solusi kehidupan umat manusia solusi dari segala solusi inti dari segala inti solusi. Makrifat Jawa adalah ajaran yang mengarah pada paham manunggaling kawulo Gusti “. Siapa saja leluhur kita, dimana peristirahatan terakhirnya asli atau petilasannya itu sebuah kenyataan yang harus dicari kebenarannya. Sekelumit sejarah otentik tercantum dalam buku sejarah asli tersimpan di Laiden Den Haag Belanda. Beragam catatan penting telah dituangkan dalam situs-situs sejarah Indonesia berada di Laiden.
Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) saat itu beupaya memperluas wilayah kekuasaan dan monopolinya. Menerapkan politik devide et impera. VOC melakukan campur tangan terhadap kerajaan-kerajaan Nusantara. Sejarah banyak diplintir, dikaburkan, dihancurkan bukti-buktinya, juga pembunuhan karakter. Bagaimana tanggungjawab moral kita sebagai generasi penerus? Mohon maaf lahir dan bathin! (DEV)
