YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Saat ini situasi dan kondisi bangsa Indonesia serta tensi politik, juga potensi kerawanan kamtibmas mulai meningkat mendekati tahun-tahun politik.
Gerakan-gerakan dari kelompok yang menyerukan Golput pada agenda Pemilu 2024 makin masif di propagandakan pada tingkat mahasiswa kampus dan kalangan masyarakat.
Ahmadi sebagai Ketua Front Pergerakan Mahasiswa Yogyakarta (FPMY) mengatakan, kelompok Prodem adalah salah satu dari banyak organisasi yang memiliki ide dalam menyerukan Golput pada Pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga : Peran Pemuda dalam Mengantisipasi Politik Identitas dan Hoax Jelang Pemilu 2024
Menyikapi perkembangan situasi tersebut, maka FPMY mengeluarkan pernyataan sikap yang bertujuan mengajak dan mengkampanyekan kepada seluruh lapisan mahasiswa dan masyarakat anak bangsa dimanapun berada untuk berani dengan tegas menolak dan melawan gerakan-gerakan yang membahayakan kamtibmas dan stabilitas nasional menjelang Pemilu 2024.
“FPMY dengan tegas menolak dan menyerukan pembubaran kelompok Prodem dan kelompok-kelompok lainnya yang menyerukan Golput pada Pemilu 2024, yang akan mencederai demokrasi,” ujar Ahmadi, Sabtu, 22 Juli 2023 saat menggelar aksi pernyataan sikap di Taman Legawong.
Selanjutnya FPMY mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mewujudkan stabilitas nasional menjelang Pemilu 2024.
“FPMY juga berharap aparat penegak hukum menindak dan menghukum para provokator yang akan membahayakan kamtibmas dan pelaksanaan Pemilu 2024,” kata Ahmadi.
Baca Juga : Koalisi Besar Harus Bisa Hentikan Polarisasi Politik di Pemilu 2024
Berikut ini pernyataan sikap yang dikeluarkan Front Pergerakan Mahasiswa Yogyakarta (FPMY):
1. Menolak dan melawan kelompok provokatif yang semakin masif berkembang menjelang Pemilu 2024 yang sudah sangat mengkhawatirkan,
2. Menolak dan melawan kelompok Prodem yang menyerukan Golput pada Pemilu 2024,
3. Mengajak kepada seluruh mahasiswa di Yogyakarta khususnya untuk membentengi diri dari propoganda kelompok provokatif yang akan mencederai demokrasi,
4. Mengajak kepada mahasiswa dan masyarakat untuk selalu menguatkan Nasionalisme dan Kebangsaan demi menjaga kondusivitas kamtibmas di Yogyakarta untuk NKRI. (*/cdr)
