YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai layanan masyarakat di dalam pengembangan bisnis berbasis Koperasi dan UMKM dalam Pemda DIY melalui Bidang Koperasi menggelar kegiatan Gumregah Merti Uwuh Malioboro atau gerakan bersih sampah Malioboro, Selasa (5/9/2023) pagi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan, dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke 78 tahun, juga memperingati hari Seloso Wagen Malioboro, serta menyambut disahkannya Kawasan Sumbu Filosofi Malioboro sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia UNESCO pada September mendatang.
“Serta sebagai peringatan 11 tahun Keistimewaan DIY,” ujarnya disela acara.
Baca Juga : Korban Apartemen Malioboro City Tanda Tangani Pakta Integritas Dengan Pihak MNC Bank dan PT Inti Hosmed
Nurkyatsiwi menyampaikan, Gumregah Merti Uwuh Malioboro sendiri merupakan satu persembahan kegiatan yang bernilai luhur dalam semangat kebersamaan melakukan kegiatan peduli terhadap lingkungan. Dalam hal ini adalah sampah, yang saat ini sedang menjadi konsentrasi pemerintah dalam penanganan dan pengendalian sampah.
“Disisi lain acara ini diharapkan dapat menjadi momentum memberikan edukasi bahwa sampah adalah tanggung jawab pribadi masing-masing orang, sekaligus menjadi tanggung jawab sosial setiap individu di mana pun berada,” ungkapnya.
Terlebih lagi sambung Nurkyatsiwi di Malioboro sebagai kawasan budaya dan penghidupan warga Yogyakarta.
“Tentunya jika ditumbuhkan rasa memiliki dan dikolaborasikan konsep bisnis atau pemasaran menjadi benar bahwa tempat terawat, nyaman dan rapi akan mengundang wisatawan lebih banyak dan akhirnya memberi penghidupan yang lebih baik bagi para pelaku usaha atau para tenant sendiri,” jelasnya.
Baca Juga : Pesta Gudeg-Pecel Malioboro, Mulai Hari Ini di Teras Malioboro 1
Nurkyatsiwi menambahkan, kedepan acara ini akan rutin diselenggarakan terutama dalam tetap menjaga budaya Seloso Wage yang sebelumnya menjadi ikonik kegiatan di kawasan Malioboro.
Rangkaian kegiatan ini diwujudkan dalam berbagai acara yang menyenangkan dan bermanfaat lebih bagi para peserta, antara lain kegiatan bersih-bersih sampah diberbagai
area kawasan Wisata Malioboro.
Termasuk di Teras Malioboro 1 sendiri, juga akan ada kegiatan lain seperti Periksa Kesehatan Gratis yang akan dilaksanakan di Gedung Cendrawasih, ada Hiburan dan Doorprize.
Dan yang terakhir ada kompetisi “Banyakan Mana” yaitu siapa yang paling banyak mengumpulkan sampah dia akan menjadi pemenang dan
mendapat juara, serta ada hadiah berupa uang yang akan diterima oleh pemenang nantinya.
Gerakan bersih Sampah Malioboro ini, Dinas Koperasi dan UKM DIY melalui UPT Balai Layanan Bisnis UMKM mengajak partisipasi serta dukungan kerjasama pelaksana yaitu para Tenant Teras Malioboro, dan pengelola Teras Malioboro beserta para Tokoh, Motivator, Mentor, dan Praktisi Pelatihan Sinau Bebakulan Teras Malioboro.
“Gumregah Merti Uwuh Malioboro atau gerakan bersih sampah Malioboro ini akan menjadi proses atas hasil Malioboro yang semakin rapih oleh kita sendiri, sekaligus menjadi wujud atas rasa nduweni (memiliki) kawasan Malioboro sebagai warisan budaya dan pohon kehidupan ekonomi bersama,” Hellen Phornica, selaku Kepala Balai Layanan Bisnis UMKM DIY/Teras Malioboro. (cdr)
