SLEMAN, BERNAS.ID – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik di, Kantor SKIPM (Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) Depok, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/9/2023). Rombongan disambut Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa bersama Kepala SKIPM Yogyakarta, Edi Santosa.
Baca Juga Kepala Dispertaru DIY Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
Danang berharap dengan kehadiran rombongan Komisi IV DPR RI dapat memotivasi Pemkab Sleman dan SKIPM untuk terus berkarya dalam memajukan potensi perikanan demi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman dan sekitarnya.
Lanjut Danang, fenomena El Nino yang terjadi saat ini turut membawa dampak pada sektor perikanan. Di antara dampak yang dirasakan, yaitu terjadinya kekeringan atau kekurangan air di berbagai wilayah di Kabupaten Sleman.
“Total kolam budidaya yang mulai terdampak kekurangan air sebanyak 126,21 hektar atau 11,13 persen dari total kolam budidaya di Sleman,” terang Danang.a
Untuk meminimalisir dampak kekeringan tersebut, kata Danang, Pemkab Sleman telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya dengan memanfaatkan teknologi budidaya nila dengan sistem bioflok. Selain itu juga dilakukan pergantian pola tebar ikan dari ikan bersisik ke budidaya ikan nonsisik, serta menggunakan multivitamin dan probiotik pada sistema budidaya.
Baca Juga Lurah Aktif Caturtunggal Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Budhy Setiawan, sebagai pemimpin rombongan menerangkan kunjungan kerja dimaksudkan untuk meninjau proses pengendalian mutu ikan, mulai dari pra produksi hingga distribusi dipastikan aman untuk dikonsumsi.
Ia mengatakan untuk meningkatkan daya tarik konsumen, selain layak dikonsumsi dan bermutu baik, produk perikanan juga harus dikemas dengan kemasan yang informatif.
“Maka di sini KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) harus hadir untuk memberikan pendampingan teknis,” tutur Budhy.
Ia mengatakan ikan mempunyai nutrisi yang baik bagi kecerdasan dan tumbuh kembang anak. Menurutnya dengan mengkonsumsi ikan dengan mutu yang baik akan berdampak positif terhadap terwujudnya generasi emas tahun 2045 nanti. (jat)
