YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Salah satu program kerja BEM Universitas Mahakarya Asia sebagai agent of change, penggerak utama mempromosikan kreativitas maupun inovasi penemuan mahasiswa, dan memperluas jaringan kerjasama dilaksanakan bulan Desember. Event momental ini diantaranya menggelar karya-karya mahasiswa arsitektur Universitas Mahakarya Asia dan pentas seni BEM di Gelanggang Unmaha dari siang hingga malam.
Pameran ini menampilkan berbagai proyek arsitektur yang mencerminkan pemahaman yang mendalam terhadap ilmu arsitektur dan seni. Sorotan pameran adalah instalasi kreatif yang memanfaatkan ruang dengan cara yang unik, mengekplorasi batas antara seni rupa dan arsitektur. Para mahasiswa menunjukkan keberaniannya dalam merancang ruang, manajemen proyek, menyelenggarakan acara, dan promosi.
Kementerian Luar Negeri BEM Ibnu Nur Assiqin sebagai moderator di acara talk show, dan salah satu pembicaranya Jonatan Sianipar jurusan penerbangan (ketua BEM) kampus ITDA. Bahasannya tentang dampak dan strategi mahasiswa menghadapi Revolusi Industri 5.0 yang sudah mulai berjalan.
Diantara peserta yang bertanya yaitu, Randy mahasiswa Arsitektur bertanya strategi dalam membangun jaringan dan Ana Nurul mahasiswi Manajemen bagaimana memilih pemimpin yang baik mengingat narasumber terpilih sebagai Presma di kampusnya. Mahasiswa harus mampu mengembangkan intelektualnya, meng-up grade kemampuannya, mempunyai manajemen waktu sebagai habit-nya, pembentukan karakter kepemimpinan, dan menjalin jaringan. (DEV)
