JAKARTA, BERNAS.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengapresiasi kinerja pegawai di Kementerian ESDM dalam menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Setiap tahun ESDM mampu menghasilkan PNBP yang tinggi.
Setiap tahun Kementerian ESDM menghasilkan PNBP di luar pajak Rp300 triliun sampai Rp 350 triliun.
Meski demikian, jelas Bahlil, kesejahteraan pegawai di Kementerian ESDM masih kurang diperhatikan.
“Menurut saya (kesejahteraan) harus diperhatikan. Saya menyampaikan keluhan, kegelisahan mereka selama ini kepada bapak presiden sebagai pimpinan di negara ini,” kata Bahlil dikutip Sabtu (12/10/2024).
Berbicara soal hasil yang dicapai anak buahnya di Kementerian ESDM, ia pun memandang perlunya kenaikan tunjangan kinerja (tukin). Dengan adanya kenaikan Tukin di lingkungan Kementerian ESDM ini, diharapkan dapat memacu kinerja para pegawai untuk bekerja lebih giat lagi.
“Jadi ini bagian daripada memacu kinerja mereka, tapi juga harus kita perhatikan kesejahteraannya. Itu yang saya maksudkan, itu tanggung jawab kamilah nanti kami akan memperjuangkan sesuai dengan aturan perundangan berlaku,” kata Bahlil Lahadalia.
Bahlil mengklaim, para pegawainya sudah bekerja keras untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri memberikan sinyal positif terkait kenaikan tunjangan PNS Kementerian ESDM. Karena sumbangsih PNBP Kementerian ESDM mencapai 10% dari total pendapatan negara.
“Alhamdulillah Pak Presiden tadi menyampaikan akan memberikan tunjangan khusus karena dalam rangka peningkatan PNBP. Bayangkan Rp310 triliun itu sama dengan 10% lebih dari total pendapatan negara dalam APBN. Itu enggak main-main lho, kalau enggak kita sejahterakan mereka dengan baik itu nanti semangat kerjanya, ya saya enggak bisa menggambarkan dengan kata-kata,” pungkas Bahlil. (DID)
