
JAKARTA, BERNAS.ID – Minggu pagi, 20 Oktober 2024 dari pukul 06.30 wib saat BERNAS.id tiba di patung kuda. Sudah ramai berbondong petugas, rakyat, simpatisan, dan kader, rupanya tidak ingin melewatkan prosesi acara demi acara. Hampir seluruh kader dan pengurus tak bisa memejamkan mata, bahkan koordinasi hingga pukul 24.00 wib masih ramai di medsos, menunggu detik-detik penuh haru. Dari kenangan sejarah perjuangan PIRA hingga pembicaraan tentang pembekalan calon menteri yang mendatangkan pakar politik, konglomerat dari AS, KORSEL, dan pakar media Asing disamping pakar nasional. Ibu Parasari (anggota PIRA) menantikan hari ini jalan-jalan dari jam 12 malam di area yang akan dilewati 08. Anggota Perempuan Indonesia Raya yang lain berekspresi dengan spanduk karyanya.
Intruksi yang selalu diingat dari Ketum PP PIRA dr Sumarjati Arjoso, SKM “Dengan kekuatan perempuan, maka seluruh potensi PIRA berkomitmen untk mememnangkan Bapak Prabowo Subianto! “. Luar biasa totalitasnya. Setelah bertahun-tahun berjuang tak gentar oleh kegagalan akhirnya menapaki tangga tertinggi. Komitmen seluruh kader Partai Gerindra dan seluruh struktur pengurus Partai Gerindra berada di belakang Prabowo Subianto selama menjalankan tugas sebagai Presiden terpilih 2024-2029.
Menikmati hidangan makan gratis Prabowo dari Bundaran Senayan sampai Plaza Indonesia setia menunggu 08 lewat. Keberangkatan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pukul 08.30 wib. Prabowo Subianto selalu memperhatikan kebugaran staminanya dengan mengawali pagi ini dengan berenang. Dengan seksama mendengarkan ketentuan Ketua MPR RI Ahmad Muzani “Sesuai dengan catatan Sekretariat Jenderal DPR RI daftar hadir 709 anggota MPR dari keseluruhan 731 anggota MPR sesuai pasal 99 C peraturan sidang memenuhi syarat MPR memenuhi Kourum. Sehingga Sidang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029 Sidang Terbuka! ”
“Kita bersyukur, Presiden Soeharto mengamankan ideologi Pancasila. Presiden Abdul Rahman Wahid yang memberikan contoh inklusif dan toleransi beragama dan suku. Terimakasih pada Presiden Habibie yang memberi landasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terimakasih pada Presiden Megawati mengatasi masalah ekonomi kress peristiwa 98, Presiden SBY yang memimpin Indonesia menghadapi tsunami, pertikaian Aceh yang begitu lama yang prestasinya harus diakui. Sumbangsih yang sekarang kita nikmati prestasi beliau-beliau. Presiden Joko Widodo terimakasih atas kenegarawanan menahkodai melalui krisis-krisis sangat berat. ” apresiasi Prabowo. Pidato yang tegas, lugas, dan cerdas disamping pidato rencana kebijakan ke depan dan issu terkini.
Sejumlah partai hadir di tengah masyarakat telah menyatukan diri menjembatani mengumpulkan kekuatan demi perubahan bangsa Indonesia yang nyata. Mendukung Prabowo sebagi Presiden RI. Sorak sorai masyarakat tepuk tangan dan air mata terharu. Terhibur oleh salah satu candaan Prabowo “Mas Brewok. Bapak Surya Paloh hebat,, tahu saja mana yang kuat ! Kita harus menghadapi kenyataan terlalu banyak kebocoran di semua tingkatan !”. Langkah ini bukan akhir namun awal dari perjalanan besar yang penuh harapan. (DEV)
