JAKARTA, BERNAS. ID – BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, sebagai bagian dari BUMN, mendukung Aswacita Presiden Prabowo Subianto. Khusus terkait hilirisasi.
Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, dan Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus, membahas soal bagaimana MIND ID dapat implementasikan, hilirisasi .
Menurut Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo menyatakan komitmen MIND ID dalam melanjutkan hilirisasi, dan industrialisasi sejalan dengan Asta Cita ke-5 Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat hilirisasi dan industrialisasi, untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri.
Baca Juga : Jalankan Astacita Presiden, Ini Perintah Kapolri
Dilo menjelaskan bahwa komitmen MIND ID dalam memperkuat hilirisasi dan industrialisasi dapat mendukung kedaulatan mineral Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Sebagai bagian dari mandat ini, MIND ID akan mengalokasikan investasi besar guna mendorong peningkatan kinerja ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di daerah operasional.
MIND ID mengadopsi visi dan misi pemerintah secara proaktif. Kami berkomitmen untuk menjadi enabler dalam industrialisasi dan penciptaan nilai tambah yang optimal di dalam negeri,” ujarnya, dalam keterangannya.
Dilo juga menjelaskan bahwa salah satu langkah konkret MIND ID adalah mempercepat kehadiran ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. MIND ID berfokus pada pembangunan industri komponen baterai dengan memproduksi katoda dan anoda di dalam negeri, yang merupakan hasil pengolahan nikel dan batubara.
Baca Juga : Pakar Hukum Setuju Pemekaran Komisi di DPR, Ini Alasannya
Selain itu, MIND ID juga memiliki komoditas mineral lain yang dapat menjadi bahan baku kendaraan listrik, seperti aluminium, tembaga, dan timah.
“Kita memiliki banyak komoditas strategis, termasuk nikel, di mana Indonesia adalah salah satu produsen terbesar di dunia. ANTAM dan Vale Indonesia, sebagai bagian dari MIND ID, memainkan peran penting dalam pengolahan nikel. Kami juga memiliki anggota yang merupakan global player yang sangat strategis untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik,” jelasnya.
Sementara itu pengamat INDEF, Ahmad Heri Firdaus menambahkan, upaya hilirisasi telah terbukti memberikan manfaat positif bagi perekonomian. Ia mencontohkan bagaimana beberapa daerah yang menerima investasi besar mengalami peningkatan pesat dalam pertumbuhan ekonominya.
“Pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut meningkat pesat karena adanya nilai tambah yang tercipta. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan, dan BUMN sebagai agen pembangunan harus berada di garis depan,” terang Heri.
Heri juga berharap MIND ID dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengoptimalkan sumber daya alam sebagai bahan baku hilirisasi. Melihat komposisi MIND ID, mulai dari Inalum dengan spesialisasi aluminium hingga Antam yang mengelola bauksit, serta upaya hilirisasi tembaga dan timah.
“Kita semua menantikan hasil dari inisiatif ini,” tutup Heri dalam diskusi di kawasan SCBD. (FIE)
