JAKARTA, BERNAS.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan mekanisme baru pembayaran tunjangan baru, ASN Guru Daerah, di Kementerian Pendidikan Dasar dan MenengahRI pada Kamis (13/3/2025).
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, melaporkan bahwa percepatan tunjangan ASN langsung ke rekening guru merupakan realisasi arahan bapak presiden agar birokrasi layanan publik tidak birokratis, tetapi harus memudahkan, cepat, tepat, efektif dan efisien.
Dikatakan bahwa selama 15 tahun terakhir, penyaluran dana dari daerah memakan waktu yang cukup lama. Pasalnya, proses transfer dari daerah cukup lama, memakan waktu tiga bulan.
Baca Juga :
“Bahkan di beberapa daerah mengalami keterlambatan dengan berbagai alasan,” jelasnya.
Mu’ti mencatat Guru ASN menerima transfer langsung berjumlah 1.486.964. Sedangkan 392.802 non ASN menerima transfer dari Mendikdasmen.
Menurutnya, kebijakan penyaluran langsung ini merupakan terobosan dan jawaban pemerintah atas aspirasi masyarakat khususnya aspirasi para guru.
“Untuk itu tidak benar kalau pemerintah anti kritik dan tidak mendengar aspirasi masyarakat,” kilah Mu’ti.
Sementara itu, Presiden Prabowo memastikan komitmen pemerintah, untuk memberikan kemudahan bagi rakyat dan mengelola keuangan secara lebih baik dengan mempersingkat birokrasi penyaluran tunjangan.
“Semua singkat. Mekanisme yang seperti Iki yang dibutuhkan rakyat kita. Pelayanan harus cepat, efisien, uang rakyat benar-benar digunakan dengan baik,” tegasnya.
Menurut Prabowo, pendidikan akan menentukan apakah bangsa bisa jadi sejahtera dan makmur. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bisa didapatkan melalui pendidikan.
Itu mengapa alokasi anggaran pendidikan dalam APBN menjadi yang teratas. Sebab, setiap negara dan bangsa sungguh-sungguh mengerti strategi dan jalan menuju kemakmura.
“Menempatkan pendidikan di tempat teratas,” tutup Presiden. (FIE)
