JAKARTA, BERNAS.ID – Transaksi antarbank melalui ATM Bank DKI kini kembali normal setelah sebelumnya sempat tidak dapat diakses karena pemeliharaan sistem. Nasabah sudah bisa kembali melakukan tarik tunai, cek saldo, transfer antarbank, dan pembayaran tagihan.
Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan tersebut. Ia menyebut pemeliharaan sistem dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan layanan digital Bank DKI.
Baca Juga : Bank DKI Jamin Layanan Tetap Tersedia Selama Libur Lebaran 2025
“Kami memahami ketidaknyamanan yang terjadi, tapi ini bagian dari upaya kami menjaga keandalan sistem. Keamanan data dan dana nasabah tetap jadi prioritas selama proses berlangsung,” ujar Agus.
Bank DKI juga memastikan pemantauan sistem dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas layanan, termasuk akses melalui jaringan ATM Bersama yang kini kembali aktif.
Saat ini, Bank DKI mengoperasikan lebih dari 750 unit ATM yang tersebar di DKI Jakarta dan beberapa kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, Solo, Gresik, Sidoarjo, dan Lampung.
Baca Juga : Cara Tarik Uang dari Dana di Indomaret, Alfamart, dan ATM
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, mengucapkan terima kasih atas kesabaran nasabah selama proses pemeliharaan.
“Bagi yang masih mengalami kendala, kami menyediakan saluran pengaduan melalui Call Center 1500351, kantor cabang terdekat, atau media sosial resmi Bank DKI,” kata Arie.
Bank DKI juga mengingatkan nasabah untuk tetap waspada terhadap penipuan digital dan selalu menggunakan kanal resmi untuk memperoleh informasi. (DID)
