JAKARTA, BERNAS.ID – Transaksi non-tunai bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tetap berjalan normal. Bank DKI memastikan layanan lewat mesin EDC miliknya tetap lancar dan dana penerima aman.
Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa dana dan data nasabah, termasuk penerima bantuan sosial seperti KJP Plus, tidak mengalami gangguan atau pengurangan.
Baca Juga : 43.502 Siswa Baru Terima KJP Plus Tahap I 2025
“Transaksi KJP dilakukan dalam sistem internal Bank DKI atau on us, jadi tidak terpengaruh gangguan antarbank. Penyaluran bansos tetap bisa dilakukan,” kata Agus.
Penerima KJP Plus bisa menggunakan dana bantuan secara non-tunai melalui EDC Bank DKI di toko mitra untuk kebutuhan sekolah dan harian, tanpa perlu tarik tunai.
Skema Transaksi KJP Plus:
Tunai: Penarikan maksimal Rp100.000 per minggu di ATM Bank DKI.
Baca Juga : Pelajar Penerima KJP Plus Bisa Masuk TMII Gratis
Non-tunai via EDC: Bisa cek saldo dan belanja langsung di toko mitra.
Non-tunai via JakOne Mobile: Belanja lewat QRIS dan fitur purchase untuk perlengkapan sekolah.
Daftar toko mitra tersedia di bit.ly/merchant-kjp.
Bank DKI terus mengevaluasi layanan demi kenyamanan nasabah, serta mengimbau masyarakat hanya bertransaksi di toko mitra resmi dan selalu mengecek struk belanja.
Bank DKI menegaskan komitmennya mendukung program Pemprov DKI Jakarta, termasuk memastikan penyaluran bantuan sosial berlangsung aman, tepat sasaran, dan transparan. (DID)
