BERNAS – Saat kamu sedang menyusun karya ilmiah, skripsi, atau makalah, menulis footnode dari jurnal adalah keterampilan dasar yang wajib kamu kuasai. Footnode atau catatan kaki ini bukan sekadar hiasan, tapi jadi salah satu bukti akademis bahwa tulisanmu punya landasan teori yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan.
Panduan menulis footnode dari jurnal yang benar perlu kamu pahami sejak awal agar tidak keliru, terutama saat dosen pembimbing mulai detail menyoroti format kutipan kamu. Yuk, pelajari langkah-langkah dan tipsnya di artikel ini biar kamu makin percaya diri dalam menulis!
Kenapa Footnode Itu Penting?
Sebelum masuk ke teknis penulisan, kamu perlu tahu dulu alasan kenapa footnode ini jadi elemen penting dalam karya ilmiah. Footnode adalah bentuk penghargaan terhadap sumber referensi yang kamu gunakan dan menjadi pelengkap daftar pustaka di akhir tulisan kamu.
Dengan menulis footnode dari jurnal yang benar, kamu akan menunjukkan bahwa kamu punya sikap akademis yang jujur dan menghargai karya orang lain. Selain itu, footnode juga membantu pembaca memahami dari mana argumen kamu berasal.
Format Umum Penulisan Footnode
Setiap gaya penulisan biasanya punya format sendiri, tapi dalam sistem footnode gaya Turabian atau Chicago Style, umumnya urutan footnode adalah: nama penulis, judul artikel jurnal, nama jurnal, volume, nomor edisi, tahun terbit, dan halaman.
Berikut ini langkah-langkah dan contoh-contoh yang bisa kamu tiru dalam menyusun footnode dari jurnal:
1. Nama Penulis Ditulis Lengkap
Mulailah footnode dengan menuliskan nama penulis jurnal secara lengkap. Jika ada dua penulis atau lebih, semua harus dicantumkan.
Contoh:
Ahmad Fauzi dan Indah Permata.
2. Judul Artikel Dicetak Miring
Setelah nama penulis, tulis judul artikelnya dan letakkan di dalam tanda kutip serta dicetak miring. Pastikan kamu menuliskan dengan ejaan yang sesuai dan huruf kapital di awal kata utama.
Contoh:
““Pengaruh Digital Marketing Terhadap UMKM di Indonesia”
3. Nama Jurnal
Tulis nama jurnal setelah judul artikel. Gunakan huruf kapital di setiap awal kata dan juga dicetak miring. Jangan sampai tertukar dengan judul artikel.
Contoh:
Jurnal Ekonomi dan Bisnis
4. Volume dan Nomor Edisi
Bagian ini wajib kamu tulis karena menunjukkan edisi jurnal tersebut. Biasanya ditulis seperti ini: vol. 4, no. 2
Contoh lengkap sejauh ini:
Ahmad Fauzi dan Indah Permata, “Pengaruh Digital Marketing Terhadap UMKM di Indonesia”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 4, no. 2
5. Tahun dan Halaman
Terakhir, tambahkan tahun terbit jurnal dan halaman spesifik yang kamu kutip. Ini untuk menunjukkan seberapa spesifik sumber kamu.
Contoh lengkap:
Ahmad Fauzi dan Indah Permata, “Pengaruh Digital Marketing Terhadap UMKM di Indonesia”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 4, no. 2 (2022): 115.
Tips Tambahan agar Footnote Rapi
Selain tahu format, kamu juga butuh beberapa trik biar footnode kamu makin rapi dan enak dilihat. Gaya penulisan yang teratur bikin dosen juga lebih mudah memeriksa sumber kamu.
1. Gunakan Software Referensi
Kamu bisa menggunakan aplikasi seperti Zotero atau Mendeley untuk menyusun footnode secara otomatis. Aplikasi ini sangat berguna kalau kamu pakai banyak referensi dari jurnal ilmiah.
2. Jangan Gunakan Singkatan yang Tidak Umum
Hindari menyingkat judul jurnal atau nama penulis kecuali memang sangat umum. Penulisan yang jelas lebih mudah dipahami dan tidak menimbulkan interpretasi ganda.
3. Sesuaikan dengan Gaya Institusi
Setiap kampus bisa jadi punya aturan sendiri tentang penulisan footnode. Jadi, selalu cek pedoman akademik dari kampus kamu sebelum mengumpulkan tugas.
Kalau kamu masih bingung atau ingin lebih paham tentang dunia akademik, kamu bisa daftar sebagai mahasiswa baru di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA).
Baca Juga: Cara Menulis Daftar Pustaka untuk Makalah yang Benar
Jangan Lupakan Pentingnya Sertifikasi
Selain jago nulis footnode, kamu juga butuh nilai tambah dalam bentuk sertifikasi profesional. Kamu bisa ambil Sertifikasi Digital Marketing dari Universitas Mahakarya Asia, biar skill kamu makin lengkap dan siap bersaing di dunia kerja.
Kalau kamu merasa tertarik pada penulisan, bisnis, dan dunia akademik, kamu cocok banget masuk jurusan Manajemen Bisnis di Universitas Mahakarya Asia. Kamu bisa juga mulai bisnis dari sekarang dengan jadi reseller laptop ADOLO.ID. Cuma modal internet dan niat, kamu bisa dapat penghasilan tambahan.
Menulis footnote dari jurnal yang benar memang terlihat sepele, tapi sebenarnya krusial untuk mendukung kualitas tulisan ilmiah kamu. Semakin kamu menguasai teknik penulisan footnode, semakin kuat juga karya tulis kamu di mata dosen atau pembaca akademik.
Nah, sekarang kamu sudah tahu cara menulis footnode dari jurnal yang benar. Langkah selanjutnya adalah terus mengasah keterampilan menulis kamu, memperluas wawasan, dan memperkaya skill dengan kuliah di kampus yang punya fasilitas lengkap dan dosen profesional. Kalau ada yang ingin kamu tanyakan, tinggal klik aja WhatsApp adminnya.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
