PALU, BERNAS.ID-Anggota Komisi III, DPRD Sulteng Dapil Donggala-Sigi, yang juga Ketua Badan Kehormatan, H Musliman menyampaikan pentingnya pemberdayaan masyarakat kelas menengah ke bawah agar bisa naik kelas. Namun, untuk itu, potensi suatu daerah harus diketahui.
Ia mencontohkan, untuk daerah pemilihannya, yakni Donggala dan Sigi, keduanya memiliki beberapa kesamaan tetapi juga memiliki potensi yang berbeda. Misalnya, untuk daerah Sigi lebih ke arah pertanian, peternakan, dan perkebunan.
Sedangkan untuk daerah Donggala juga memiliki hal yang sama, tetapi ada potensi tambahan, yakni laut.
Di Donggala, kata Musliman, merupakan daerah yang cukup banyak nelayannya. Oleh karena itu, pemberdayaan di sektor kelautan juga menjadi hal yang utama.
Selain itu, untuk daerah Sigi yang lebih dominan di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, ketiga sektor tersebut harus dikembangkan.
Dengan adanya program swasembada pangan oleh pemerintah pusat, hal ini secara otomatis dapat membantu para petani, mendapatkan penghasilan tambahan.
Selain itu, pemerintah juga harus dapat melihat infrastruktur pendukung bagi para petani tersebut. misalnya di Kecamatan Palolo yang memiliki potensi singkong yang melimpah.
Hasil perkebunan, singkong, jika dikemas dalam bentuk tepung tapioka dapat memberikan daya beli yang luar biasa. Namun, semua itu harus memerlukan pembinaan dan infrastruktur pendukung. (*Mat)
