JAKARTA,BERNAS.ID –Presiden Prabowo Subianto, dalam pidatonya di dean kaum buruh menekankan komitmen memberantas korupsi.
Indonesia yang kaya raya, namun masih banyak maling. Bahkan, ia menyinggung kalau masih saja aksi-aksi yang membela koruptor.
Prabowo juga bertekad menghilangkan kemiskinan hingga kelaparan dari bumi Indonesia. Untu itu memastikan, di bawah kepemimpinannya, akan bekerja keras, agar tidak ada anak-anak Indonesia yang lapar.
Baca Juga :Peringatan Hari Buruh Dunia, Said Sampaikan 6 Tuntutan di Depan Presiden
Prabowo juga menyebut pemerintah akan bekerja keras untuk mewujudkan sekolah gratis dan layanan kesehatan sebaik-baiknya.
“Kami sudah menghitung, kekayaan bangsa Indonesia begitu besar.
Masalahnya, maling-malingnya juga banyak,” ungkap Prabowo.
Prabowo mengaku, menghilangkan korupsi dari bumi Indonesia, bukan pekerjaan ringan, ini pekerjaan berat, pekerjaan berat.
Baca Juga :Sukses Raih Predikat Cumlaude, Ini Perjuangan Mudini Seorang Anak Buruh Tani
“Saya tiap hari diejek, tiap hari diancam, tiap hari macem-macem, tapi saya tidak gentar.”
Saya sudah katakan, saya rela, saya siap, saya ikhlas mati untuk bangsa dan rakyat saya!” tegas Prabowo.
Prabowo dalam kesempatan itu juga memperingatkan kepada para pejabat agar menghentikan praktik korupsi.
“Kalian yang di dalam lembaga-lembaga pemerintah, kalian digaji oleh rakyat, saya katakan, hentikan, hentikan! Kalian mencuri uang rakyat, hentikan! Dan saya minta dihentikan secepat-cepatnya,” perintah Prabowo.
Tak hanya itu, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai salah satu upaya memberantas praktik korupsi yang merugikan negara.
Ia menambahkan bahwa pelaku korupsi harus bertanggung jawab mengembalikan aset yang dicuri dari negara.
“Enak aja udah nyolong nggak mau kembalikan aset. Gw tarik aja dah,” ujarnya disambut sorakan setuju dari massa. (FIE)
